Page 327 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 327

C.   Pengumpulan Data

            1.   Wawancara dan Observasi
                 Wawancara dilakukan dengan semua pejabat di kantor pertanahan
            yaitu: Kepala Kantor Pertanahan sebagai informan pendukung, dan Kepala
            Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Survei Pengukuran dan Pemetaan,
            Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah, Kepala Seksi Pengaturan
            dan Penataan Pertanahan, Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberdayaan,
            dan Kepala Seksi Sengketa Konflik dan Perkara, sebagai informan kunci.
            Observasi dilakukan setelah dilakukannya wawancara untuk melihat secara
            langsung keberadaan SDM di kantor pertanahan.


            2.   Studi Dokumen

                 Studi dokumen dilakukan dengan mempelajari laporan-laporan
            dari kantor pertanahan baik berhubungan langsung maupun tidak
            langsung dengan persoalan kebutuhan SDM termasuk faktor-faktor
            yang berpengaruh terhadap kebutuhan tersebut. Selain itu juga dengan
            mempelajari dokumen-dokumen peraturan perundang-undangan yang
            terkait dengan kebutuhan SDM di BPN-RI, buku-buku menyangkut
            organisasi, SDM, dan buku-buku tentang manajemen SDM yang ada.


            D.   Lokasi Penelitian

                 Lokasi penelitian di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
            yaitu masing-masing di 3 kantor pertanahan tipe A, tipe B, dan tipe C.
            Jumlah kantor pertanahan yang menjadi lokasi penelitian 9 kantor:

            1.   Kantor Pertanahan Tipe A (Kabupaten Kediri, Sragen, Bogor);
            2.   Kantor Pertanahan Tipe B (Kabupaten Ngawi, Boyolali, Subang);
            3.   Kantor Pertanahan Tipe C (Kabupaten Ponorogo, Kota Magelang,
                 Kota Cirebon).













            296      Kelembagaan
   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331   332