Page 348 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 348
Provinsi Jawa Tengah permohonan hak atas tanahnya terbanyak, disusul di
Provinsi Jawa Barat, dan permohonan paling sedikit di Provinsi Jawa Timur.
Tabel 5. Volume Pekerjaan Permohonan Hak Atas Tanah di
Kantor Pertanahan Tipe C
No Kantor Pertanahan Volume Pekerjaan 1 Tahun (Berkas)
1. Kabupaten Ponorogo 20.940
2. Kota Magelang 6.452
3. Kota Cirebon 17.543
Sumber : Data Kantor Pertanahan Tahun 2013
Di Kantor Pertanahan Kabupaten Ponorogo, banyaknya permohonan
hak atas tanah 20.940 berkas per tahun atau + 1.745 berkas per bulan.
Banyaknya permohonan di Kantor Pertanahan Kota Cirebon 17.543
berkas per tahun atau + 1.462 berkas per bulan, dan di Kantor Pertanahan
Kota Magelang sebanyak 6.452 berkas atau + 538 berkas per bulan. Jumlah
permohonan hak atas tanah terbanyak di Provinsi Jawa Timur, selanjutnya
berturut-turut di Provinsi Jawa Barat dan paling sedikit di Provinsi Jawa
Tengah.
C. Keberadaan Sumberdaya Manusia Di Kantor Pertanahan
Keberadaan SDM di kantor pertanahan tidak bisa terlepas dari volume
pekerjaan yang menjadi bebannya. Semakin banyak volume pekerjaan, pasti
semakin banyak SDM yang harus menanganinya. Sementara itu jumlah
pegawai tetap yang berstatus PNS sangat terbatas jumlahnya. Oleh karena
itu sangat beralasan apabila kantor pertanahan merekruit pegawai tidak
tetap untuk bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang
sudah ditentukan. Hal ini seperti terlihat dari data jumlah SDM yang ada
di kantor-kantor pertanahan lokasi penelitian seperti tercantum pada Tabel
6, 7, dan 8 berikut ini.
Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Tipologi... 317

