Page 368 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 368

PRAKATA












             Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
             berkat segala rahmat dan karunia-Nya, laporan penelitian yang berjudul
             “Pemaknaan Hak Menguasai Negara oleh Mahkamah Konstitusi
             (Kajian terhadap Putusan MK No. 35/PUU-X/2012; Putusan MK No.
             50/PUUX/ 2012; dan Putusan MK No. 3/PUU-VIII/2010)”  dapat
             selesai tepat pada waktunya. Penelitian yang disampaikan dalam laporan
             ini diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, melalui
             Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
                   Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan laporan penelitian ini
             masih jauh dari sempurna, akan tetapi kami berharap agar karya ilmiah ini
             dapat bermanfaat bagi pengembangan Ilmu Hukum Agraria.
                   Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima
             kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:

             1.    Bapak Dr. Olan Sitorus, S.H, MS selaku Ketua Sekolah Tinggi
                   Pertanahan Nasional;
             2.    Bapak Dr. Sutaryono, M.Si. selaku Ketua I Penelitian Sistematis
                   STPN;
             3.    Bapak Ahmad Nashih Luthfi, S.S., M.A. selaku Ketua II Penelitian
                   Sistematis STPN;
             4.    Bapak Prof. Achmad Sodiki dan Ibu Sandra Moniaga selaku
                   Responden;
             5.    Bapak Yance Arizona dan Bapak Andiko selaku Narasumber;
             6.    Rekan-rekan LSM selaku Narasumber dalam FGD “Penyusunan
                   Prolegnas Reforma Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam”
             7.    Rekan-rekan Panitia Penelitian Sistematis Sekolah Tinggi Pertanahan
                   Nasional




                                                                             337
   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372   373