Page 271 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 271
Buah apel sering kita jumpai dipasaran dan sering kita konsumsi pada
kehidupan sehari-hari. Buah apel ini sangat baik untuk tubuh karena mengandung
berbagai senyawa penting seperti pektin, asam malat, senyawa falvanoid, polisakarida,
dan karbohidrat serta mengandung senyawa-senyawa seperti fenolik yaitu asam
klorogenat, quersetin glikosida, epikatekin, dan floretin glikosida, dan prosianidin B2.
Buah apel merupakan buah yang dapat dijadikan menjadi berbagai jenis olahan
makanan salah satunya sebagai asam cuka atau disebut cuka apel yang merupakan
produk olahan dari hasil fermentasi buah apel secara enzimatis. Hasil dari fermentasi
apel akan menghasilkan cuka yang mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid
serta memiliki kandungan asam malat yang berguna untuk melawan radikal bebas
didalam dan menanggulangi penyakit degeneratif.
Pisang (Musa sp.) merupakan varietas buah-buahan yang banyak terdapat
diindonesia berbagai jenis pisang dapat dengan mudah tumbuh diindonesia dan sering
dijadikan berbagai olahan makanan. Daging pisang memiliki kandungan karbohidrat
sehingga dapat dibuat menjadi asam asetat atau asam cuka. Dibandingkan dengan buah-
buahan lain pisang mempunyai kandungan gizi yang tinggi selain itu, pisang dapat
digunakan sebagai Cadangan energi yang dapat cepat digunakan. Pisang memiliki
banyak kegunaan bagi tubuh kita karena pisang banyak mengandung mineral seperti
fosfor, besi, kalsium dan magnesium. Selain itu, Buah ini juga kaya akan berbagai
vitamin seperti serotonin, B kompleks, dan vitamin C yang berguna sebagai
neurotransmitter untuk kelancaran fungsi otak.
Buah belimbing merupakan buah yang memiliki rasa asam sampai manis
tergantung pada jenis belimbing itu sendiri. Salah satu belimbing yang mempunyai sifat
sangat asam yaitu belimbing wuluh sehingga jarang dikonsumsi secara langsung oleh
Masyarakat Indonesia. Kandungan senyawa pada buah belimbing yaitu selenium dan
seng serta vitamin yaitu vitamin C vitamin B6, folat dan vitamin B12, tiamin,
riboflavin, niacin, mengandung mineral seperti fosfor, kalsium, natrium, kuprum,
mangan, kalium, besi, magnesium serta senyawa-senyawa lain seperti tanin, zat
266