Page 296 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 296
7) Buah Pinang
Buah Pinang (Areca catechu) merupakan jenis tanaman dari keluarga palem.
Tanaman ini biasanya sering dijumpai di tepi-tepi sungai atau dipekarangan rumah
karena tanaman ini sekarang sudah bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Pohon
pinang tumbuh tegak dan tingginya berkisar 10-30 meter. Buah pinang sering kali
digunakan sebagai ramuan yang dimakan bersama dengan daun sirih yang telah
menjadi tradisi beberapa masyarakat indonesia. Buah pinang mengandung senyawa
flavanoid dan tannin yang memberikan warna pada biji buah pinang. Adanya
kandungan tersebut dapat menjadikan buah pinang sebagai salah satu indikator asam
basa untuk mengetahui kandungan boraks ataupun kandungan formalin dalam suatu
makanan. Secara umum, pada kondisi asam, buah pinang cenderung berwarna merah
atau merah muda. Ini terjadi karena tanin yang terdapat dalam buah pinang bereaksi
dengan ion logam dalam larutan asam, membentuk kompleks yang memberikan
warna merah. Sementara itu, pada kondisi basa, buah pinang dapat berubah warna
menjadi biru atau ungu. Perubahan warna ini disebabkan oleh reaksi antara tanin
dalam buah pinang dengan ion logam dalam larutan basa, yang menghasilkan
kompleks dengan warna yang berbeda.
Gambar 84. Buah Pinang
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
291