Page 44 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 44

juga dikenal sebagai sirih dalam bahasa Inggris, adalah anggota keluarga Piperaceae
yang sebagian besar tersebar di daerah tropis. Di banyak negara Asia Tenggara dan
Taiwan, tanaman sirih yang dapat dimakan dibudidayakan secara ekstensif karena
pentingnya dalam Banyak bagian dari tanaman sirih yang telah diketahui memiliki
bioaktivitas dan sifat farmakologis yang bermanfaat sehingga banyak digunakan sebagai
obat herbal untuk pengobatan berbagai penyakit. Sebagai contoh, ekstrak tanaman dapat
digunakan untuk pengobatan gangguan pencernaan, infeksi saluran kemih, dan servisitis
vaginitis. Sedangkan daun sirih dapat digunakan sebagai karminatif, stimulan, antiseptik,
antijamur, dan antibakteri. Ekstrak daun sirih juga dilaporkan menunjukkan aktivitas
antikarsinogenik, antimutagenik, antidiabetes, antiinflamasi (Nguyen, dkk., 2020).
Komposisi ekstrak tanaman sangat bervariasi tergantung pada asal geografis serta
teknik ekstraksi. Oleh karena itu, kondisi analisis kromatografi juga berbeda berdasarkan
kelompok fitokimia yang diminati dalam matriks ekstrak. Di antara banyak senyawa
fenolik yang dapat berkontribusi secara signifikan terhadap bioaktivitas daun sirih yang
mengesankan, hidroksialkavikol (3,4- dihidroksialilbenzena), dan eugenol (3-metoksi-
4-hidroksialilbenzena) telah mendapat perhatian khusus dari ilmuwan untuk kinerja
farmakologis dan biologis mereka. Kedua senyawa tersebut ditemukan dapat berperilaku
sebagai antimutagen. Hydroxychavicol menunjukkan fungsi antiinflamasi dan dapat
digunakan sebagai agen terapeutik untuk penyakit kardiovaskular. Eugenol, sebuah
hidroksifenil propena ampifenat, telah dilaporkan secara aktif menghambat
pertumbuhan banyak bakteri gram negatif, gram positif, dan jamur karena gugus
hidroksil bebas dalam struktur kimianya.
Asam galat adalah senyawa polifenol alami yang biasa ditemukan di banyak tanaman
obat yang berkhasiat sebagai antiradang, antiinflamasi, antimutagenik, dan aktivitas
antioksidan. Namun, keberadaan asam galat dalam daun sirih belum dapat dipastikan
secara kualitatif dan kuantitatif dalam ekstrak tanaman sirih masih jarang dilaporkan
(Nguyen dkk., 2020).
39







































































   42   43   44   45   46