Page 71 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 71
Genus Escherichia dinamakan sempena Theodor Escherich, individu yang
mengasingkan jenis spesies genus. Kontaminasi E. coli patogen terhadap lingkungan
mungkin terjadi melalui kotoran hewan dan kotoran lainnya, air kotoran dari limbah
tempat pemotongan hewan dan limbah dari air kotor yang dihasilkan dari pabrik
pengolahan (Jang dkk., 2017).
Beberapa strain E.coli telah diidentifikasi sebagai probiotik yang baik dan
efektif dan saat ini digunakan dalam bidang farmasi. Ini benar-benar merupakan
kemoorganotrof anaerobik fakultatif yang dapat melakukan metabolisme respirasi dan
fermentasi. Meskipun sebagian besar strain E.coli aman, beberapa serotipe bisa
mengakibatkan masalah kesehatan seperti diare bila dikonsumsi dari makanan atau
minuman yang sudah mengalami kontaminasi, Serotipe lainnya bisa mengakibatkan
infeksi pada saluran kemih (ISK), infeksi saluran pernafasan, serta anemia. Bakteri ini
dapat ditumbuhkan dengan mudah di laboratorium, sedikitnya butuh waktu sekitar 20
menit untuk melakukan reproduksi. E coli banyak dipelajari karena merupakan
organisme prokariotik serta jenis yang penting pada bidang bioteknologi, yang
memiliki fungsi sebagai inang pada DNA rekombinan dan eksperimen untuk
memanipulasi DNA dan produksi protein. Bakteri ini dapat hidup pada berbagai
macam substrat ketersediaaan nutrisi dalam usus spesies ini ditentukan E.Coli. Pada
usus besar E.Coli mensintesis vitamin K dan B. Bakteri yang disimpan pada
temperatur rendah, tidak langsung mati akan tetapi akan menjadi dorman atau dalam
keadaan tidur. Uji ekstraksi daun beluntas dan daun sirih berfungsi untuk mengetahui
besarnya pengaruh kosentrasi ekstrak terhadap pertumbuhan bakteri (Sukaryawan &
Sari, 2021) .
Gambar 21. Denaturasi Protein Sel
Sumber: https://images.app.goo.gl/Grqot6QHQq4XHfL19
66