Page 72 - Buku Ajar Praktikum Biokimia 2 Edisi 2
P. 72

Tanaman Beluntas termasuk dalam famili Asteraceae yang tumbuh liar pada
daerah bebatuan, tanah kering dan keras, serta bisa ditanaman menjadi tanaman pagar.
Daun beluntas dikatakan mengandung berbagai senyawa seperti lignan, terpen,
fenilpropanoid, benzenoid, alkana, sterol, katekin, fenolik
1) Ekstrak Daun Sambiloto
Daun sambiloto merupakan famili Acanthaceae ialah salah satu tanaman obat
yang terkenal di kalangan obat tradisional, dapat mengobati banyak penyakit
contohnya meredakan peradangan pada tubuh, mencegah pembentukan sel kanker
dalam tubuh, menurunkan suhu panas yang tinggi ketika seseorang mengalami
demam, dan mengurangi nyeri kronis pada sendi. Beberapa unsur fitokimia dengan
sifat biologis yang unik dan menarik. Tinjauan ini menjelaskan penelitian daun
sambiloto di masa lalu dan sekarang sehubungan dengan penggunaan obat, fitokimia,
aktivitas farmakologi, profil toksisitas dan penggunaan terapeutik.
Kegunaan dari daun sambiloto sebagai merangsang kekebalan tubuh ,
mencegah vrus flu mengikat sel-sel di dalam tubuh, syndrom nefrotik, koleretik,
menjaga bagian membran eritrosit, aktivitas penyempitan organ jantung, anti
hipersensitivitas, antiflu, dan industri fagositosis (Sukaryawan & Sari, 2021).
Gambar 22. Ekstrak Daun Sambiloto
Sumber: Laboratorium PKimia FKIP Unsri
67















































































   70   71   72   73   74