Page 49 - Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran Kimia
P. 49
Pengembangan bahan ajar dilakukan melalui tahapan penelitian pengembangan. Sugiyono (2011), metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut melalui penelitian pengembangan.
Setyosari (2012) menyatakan bahwa penelitian pengembangan didefinisikan sebagai studi sistematis untuk merencanakan, mengembangkan dan mengevaluasi program, proses dan hasil pengajaran yang harus memenuhi kriteria tertentu. Beberapa teori pengembangan:
a. Model 4D;
b. Model Dick dan Carey; c. Model ADDIE;
d. Model Rowntree;
e. Model Tessmer.
Salah satu contoh model pengembangan adalah model 4D yang
dikembangkan
oleh Sivasailam Thiagarajan, Dorothy S. Semmel dan Melvyn I. Pengembangan 4D adalah
suatu model pendekatan dimana buku ajardirancang berdasarkan model-model
sebelumnya dan berdasarkan pengalaman lapangan aktual dalam merancang,
mengembangkan, mengevaluasi dan menyebarluaskan materi. Tahap-tahap model
pengembangan 4D yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop
(pengembangan), dan Disseminate (penyebaran).
Adapun tahap pengembangan 4 D adalah sebagai berikut.
Define (Pendefinisian)
Design (Penrancangan)
44
Develop (Pengembangan)
Disseminate (Penyebaran)