Page 21 - Lestari_Bahasa
P. 21
12
bertutur dan menulis serta membaca dan mendengar
untuk mencapai sasaran dan tujuan. Halliday
kemudian membagi fungsi bahasa menjadi tujuh
kategori yang diuraikan sebagai berikut (1973: 22-
26).
1) Instrumental, yaitu fungsi bahasa untuk
memanipulasi lingkungan, yakni menciptakan
situasi atau peristiwa tertentu. Misalnya kalimat
“Pengadilan ini menyatakan Anda bersalah”
memiliki daya perlokusioner spesifik yakni
menimbulkan sebuah kondisi tertentu.
2) Regulatoris, yaitu fungsi bahasa dalam
mengontrol keadaan atau peristiwa. Misalnya
kalimat “Dengan kelakuan baik, Anda dapat
memperoleh pembebasan bersyarat dalam
sepuluh bulan.” lebih memiliki fungsi regulatoris.
Aturan-aturan dalam persetujuan, kontrol perilaku,
penetapan hukum dan kaidah, merupakan ciri-ciri
fungsi regulatoris bahasa.
3) Representasional, yaitu fungsi bahasa untuk
membuat pernyataan, menyampaikan fakta dan
pengetahuan, menjelaskan atau menghadirkan
kembali realitas sebagaimana orang melihatnya.
Kalimat-kalimat seperti “Matahari panas” dan
“Presiden berpidato tadi malam” menjalankan
fungsi representasional.
4) Interaksional, yaitu fungsi bahasa yang mengacu
pada fungsinya sebagai alat berinteraksi. Fungsi
interaksional dapat dilaksanakan seseorang
dengan baik jika dia mengetahui dan memahami
nilai-nilai atau karakteristik budaya yang berlaku

