Page 121 - FISIKA SMA KELAS X
P. 121
3
5. Sejumlah gas dalam ruang tertutup pada saat volumnya 40 dm ,
tekanannya 2 atm. Jika gas ditekan secara perlahan-lahan sehingga
3
volumnya menjadi 25 dm tanpa mengalami perubahan suhu, maka
berapakah tekanan gas yang terjadi?
3
6. Ke dalam sebuah gelas yang bervolum 50 cm dimasukkan air
o
sebanyak 49 cm 3 pada suhu 25 C, kemudian bersama-sama air
dipanaskan. Pada suhu berapakah air akan mulai tumpah jika α =
gelas
-4 o
-6 o
4.10 / C dan γ = 5.10 / C.
air
7. Sebuah pita yang terbuat dari kuningan panjangnya 2 meter ditera
o
pada suhu 20 C. Pita digunakan untuk mengukur panjang suatu benda
o
pada suhu 30 C dan menunjukkan hasil ukur 1,025 m. Berapakah
sesungguhnya panjang benda yang diukur itu?
D. PERPINDAHAN KALOR
Pada penjelasan sebelumnya telah dibahas bahwa kalor merupakan suatu
bentuk energi yang dapat berpindah karena ada perbedaan suhu. Perpindahan
kalor dapat terjadi dengan 3 cara, yaitu secara konduksi, konveksi, dan radiasi.
Untuk lebih jelasnya perhatikan uraian berikut.
1. Konduksi
Perpindahan kalor secara konduksi (hantaran) adalah perpindahan kalor
melalui zat perantara dimana partikel-partikel zat perantara tersebut tidak
berpindah. Perhatikan gambar 4.11 berikut.
Dari gambar 4.11 tersebut jika ujung batang
logam dipanaskan dengan api, ternyata ujung
logam yang kita pegang akhirnya menjadi
panas. Hal tersebut membuktikan adanya per-
pindahan kalor dari ujung batang logam yang
Gambar 4.11 dipanaskan ke ujung batang yang kita pegang.
Perpindahan kalor secara konduksi
Ada zat yang daya hantar panasnya baik,
ada pula zat yang daya hantar panasnya buruk. Berdasarkan daya hantar
panasnya maka zat dikelompokkan menjadi dua yaitu konduktor dan isolator.
a. Konduktor (zat yang dapat menghantarkan panas dengan baik) antara
lain: tembaga, aluminium, besi, dan baja.
b. Isolator (zat yang kurang baik menghantarkan panas), antara lain: kaca,
karet, kayu, dan plastik.
114 Suhu dan Kalor

