Page 225 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 225
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
ren maupun lembaga lainnya. Antara lain sempat menjadi juara
lomba muhadloroh (ceramah) antar santri yang diadakan oleh
pesantrennya.
Pada tahun 1997, setelah lulus dari pendidikan menengah, Hasan
melanjutkan pendidikannya di rubbath Al-Jufri Madinah. Pili-
han melanjutkan ke Madinah selain karena kehausannya terha-
dap ilmu agama, juga atas dorongan keluarganya agar nantinya
ia bisa menunaikan ibadah haji.
Berbekal restu orang tua dan keinginannya memperdalam pen-
getahuan agama yang begitu kuat, serta tekadnya untuk tidak
mengecewakan keluarga, Hasan menjalani pendidikan dengan
penuh kesungguhan.
Selama mesantren di Al-Jufri, banyak mahaguru (masyayikh)
yang dia datangi untuk menimba ilmu, di antaranya Habib Zein
bin Smith, Habib Salim bin Abdullah As-Syatiri dan Syeikh
Musthofa At-Turki.
Bersama beberapa temannya, dalam memanfaatkan waktu emas
selama belajar di Madinah, Hasan menunaikan rukun Islam keli-
ma. Pada tahun-tahun berikutnya pun dia selalu menyempatkan
untuk melaksanakan ibadah haji. Sehingga, selama 4 tahun ke-
beradaanya di Madinah, Hasan tidak hanya mendapatkan ban-
yak ilmu dari para masyayikh tetapi juga pengalaman yang tidak
kalah hebatnya; yakni membimbing jamaah haji.
Memimpin Pesantren
Sepulang dari menuntut ilmu di rubbath Al-Jufri Madinah, pada
tahun 2002 Hasan diberikan amanat untuk memimpin pesantren
Ash-Shidiqiyah 3 yang berlokasi di Cilamaya Karawang. Awal-
| 211

