Page 227 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 227

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            yang bertaraf  nasional  maupun internasional.  Pengalamannya
            menuntut ilmu di berbagai pesantren dan luasnya relasi yang dia
            bangun, menjadikanya mudah dalam mendatangkan tokoh-to-
            koh tersebut. Akhirnya, seiring berjalannya waktu, masyarakat
            semakin  banyak  yang  mengenal  pesantren Ash-Shidiqiyah  3.
            Bahkan lebih dari itu, masyarakat semakin percaya bahwa pe-
            santren  Ash-Shidiqiyah  3  pimpinan  Hasan  mampu  mendidik
            para santrinya sesuai dengan keinginan dan harapan mereka.


            Selain    dibekali   ilmu-ilmu    pengetahuan,    Santri-santri
            Ash-Shidiqiyah  juga  diajarkan  cara-cara  berwirausaha.  Salah
            satu kegiatan yang sering diadakan untuk mengajarkan penge-
            tahuan di bidang wirausaha  adalah pelatihan entrepreunership
            santri. Pelatihan ini bertujuan agar santri tidak hanya mengeta-
            hui pentingnya berwirausaha, tetapi juga mampu memperaktik-
            kan cara-cara berwirausaha sesuai dengan kapasitasnya. Salah
            satu wadah  yang disediakan pesantren  sebagai  pembelajaran
            wirausaha santri adalah koperasi santri.


            Santri diberikan keleluasaan untuk mengelola koperasi di bawah
            bimbingan para ustadz. Mereka menjual aneka jajanan, keperlu-
            an sekolah, dan lain sebagainya. Hasil keuntungan yang mereka
            peroleh dikembalikan ke para santri itu sendiri.


            Begitupun dengan para ustadz, koperasi untuk mereka pun didi-
            rikan sebagai wadah kewirausahaan di kalangan ustadz. Selain
            itu, untuk memacu semangat kinerja uztadz dalam membimbing
            para santri, Hasan membuat program pemberdayaan bagi para
            ustadz. Bagi para ustadz dan guru yang berkeinginan mengem-
            bangkan wirausahanya, di luar kewajiban mengajar, mereka
            diberikan  pinjaman  modal  tanpa  agunan  dengan  cicilan  yang
            terjangkau.





                                                                      | 213
   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232