Page 232 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 232
Hasan Nuri Hidayatullah | Kesuksesan Berawal dari Kesungguhan
Menahkodai NU Jabar
Sebagai pengasuh pondok pesantren Ash-Shidiqiyah 3 dan 4,
ketokohan pria kelahiran 25 Februari 1978 ini tidak diragukan
lagi. Namanya tidak hanya dikenal di Karawang, tempat domis-
ilinya, namun juga wilayah yang lebih luas di Jawa Barat. Ter-
bukti dari keterpilihannya sebagai ketua NU Jawa Barat periode
2016-2021.
Amanat yang diembannya itu merupakan kelanjutan kepemi-
mpinan pengurus sebelumnya yang diketuai oleh Dr. H. Eman
Suryaman, MM yang berasal dari Cirebon. Dalam hajatan
demokrasi rutinan NU Jawa Barat yang dilaksanakan pada tang-
gal 11 Oktober 2016, Hasan terpilih sebagai ketua didampingi
oleh KH. Muhammad Nuh Ad-Dawami, pemimpin pesantren
Nurul Huda Garut sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Barat.
Kecintaan Hasan terhadap dunia pesantren sungguh luar biasa.
Bukan saja karena dia dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan
pesantren, namun juga karena pesantren, menurutnya, merupa-
kan lembaga pendidikan tertua yang sudah terbukti dalam pem-
bentukan karakter. Kalaupun sekarang ada model-model seko-
lah dengan label yang dimodernisasi, dengan nama “Plus” atau “
Islam Terpadu (IT)”, sebenarnya itu hanya adopsi kecil saja dari
pola pendidikan pesantren.
Sebagai langkah inovasi dalam memimpin NU Jawa Barat, ia
bertekad akan menjadikan kantor PWNU menjadi lingkungan
pondok pesantren. Menurutnya, pesantren harus menjadi basis
gerakan NU. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sam-
butan usai dilantik menjadi ketua PWNU Jawa Barat masa kh-
idmat 2016-2021 di Pesantren Ash-shidiqiyah 3 Cilamaya Kar-
awang, pada Sabtu, 17 Desember 2016. Kantor PWNU Jawa
| 218

