Page 283 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 283
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
di pesantrenya ini. Pak Heri tidak hanya menginginkan model
pendidikan yang mengedepankan cinta kasih tapi juga model
pendidikan yang gratis untuk mereka yang membutuhkan.
Karena itulah ia berpikir tentang sebuah pesantren dengan ban-
yak unit usaha/kerja dan keterampilan. Ia lalu membangun jar-
ingan dan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti kerja sama
dengan pemerintah (Kementerian Agama, Kementerian Per-
tanian, Kementerian Pendidikan, Kementerian Tenaga Kerja,
Kementerian Sosial, dan Kementerian Kehutanan); dengan ak-
ademisi (Fakultas Kehutanan UGM, Fakultas Pertanian UGM,
Fakultas Teknik UGM, Fakultas Dakwah UIN, Fakultas Ushu-
luddin UIN, Pasca Sarjana UKDW); dengan POLRESTA, POL-
DA, dan orang-orang yang peduli pendidikan dari kalangan pen-
gusaha dan aghniyak.
Adanya kerja sama dengan berbagai pihak ini memungkinkan
pesantren Lintang Songo untuk tidak hanya membekali santri
dengan ilmu agama sebagaimana dilakukan pesantren lain tapi
juga dengan berbagai keterampilan, seperti keterampilan mem-
buat roti, sabun, menjahit, dan kerajinan.
Di pesantren ini, sering pula diadakan pelatihan secara berkala,
seperti pelatihan perbengkelan, pelatihan budidaya ayam, dsb.
Keterampilan-keterampilan ini tentu sangat dibutuhkan bila
suatu saat alumni meninggalkan pesantren dan memasuki ke-
hidupan nyata di tengah masyarakat. Sementara dengan adan-
ya unit-unit usaha/kerja perhutanan, perkebunan, peternakan,
perikanan, dan unit-unit usaha/kerja lain yang dikelola oleh pe-
santren pada gilirannya tidak hanya menopang penyelenggaraan
pendidikan yang gratis tapi juga menebar kebaikan ekonomi ke-
pada masyarakat di sekitar pesantren.
| 269

