Page 285 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 285
MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif dari Pesantren
Pak Heri tidak ingin kebenaran agama yang diyakini menjadi
pemantik untuk bersitegang dengan orang lain yang meyakini
kebenaran agama lain. Karena itulah ia menerima dengan sen-
ang hati ketika sejumlah Pemuda Gereja dari Purwokero, atau
beberapa orang dari Timor Leste, berkunjung dan tinggal selama
beberapa hari di pesantren.
Selain juga menerima kunjungan singkat orang-orang dari berb-
agai negara. Dengan cara ini Pak heri berharap akan terjadi up-
aya saling memahami dari orang-orang yang berlainan agama
yang berujung pada terciptanya toleransi yang tinggi antar sesa-
ma pemeluk agama. Untuk konteks seperti ini pulalah pesantren
Lintang Songo menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan
UKDW (Universitas Kristen Duta Wacana) Yogyakarta.
Secara terpisah, Pak heri menyadari betul betapa kebiasaan mer-
okok sangat tidak baik, apalagi bagi generasi muda yang tengah
tumbuh dan berkembang, dan karenaitulah ia ingin sebuah pe-
santren berudara bersih karena para penghuninya membebaskan
diri dari kebiasaan merokok.
Hal ini sejalan dengan keseharian Pak Heri yang selalu me-
nekankan pentingnya kesadaran akan lingkungan yang bersih
dan sehat. Tentu saja Pak Heri bukan seorang perokok, dan jus-
tru karena itu ia bisa menjadi pribadi yang fasih untuk berbic-
ara tentang anti-rokok. Pak Heri tak pernah mengingatkan san-
tri-santrinya tentang status hukum merokok, tapi justru tentang
manfaat dan mudaratnya merokok.
Tentang hal ini Pesantren Lintang Songo mengunggah sebuah
video “Lintang Songo Anti-Rokok” ke situs Youtube. Dan sejak
itulah pesantren Lintang Songo terkenal sebagi pesantren an-
ti-rokok hingga saat ini.
| 271

