Page 403 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 403

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            Bukan hal yang mudah untuk mendirikan organisasi NU di neg-
            ara orang.


            Reza dan teman-temannya harus minta restu kepada para senior,
            para guru, juga para tokoh di Hadramaut. Diantara para tokoh
            yang dimintai  restu adalah  al-Habib Abdullah bin Syihab, al
            Habib Husein Balfaqih, dan tentunya rektor al-Ahqaff Universi-
            ty, al Habib Abdullah bin Muhammad Baharun.


            Visi dan misi organisasi yang disampaikan  kepada para to-
            koh tidak dipermasalahkan, karena  tradisi  dan budaya  mas-
            yarakat Hadramaut tidak jauh beda dengan di Indonesia. Secara
            madzhab, mayoritas menganut madzhab Syafi’i. Nasihat yang
            disampaikan  para  guru hanya  satu, yaitu  tetap  fokus mencari
            ilmu. Jangan sampai kegiatan organisasi dan isu politik meng-
            ganggu aktifitas dalam thalabul ilmi’.

            Petuah inilah yang dijadikan prinsip Reza, sehingga setiap kali
            pertemuan  dengan para santri, khususnya santri yang maha-
            siswa, dia selalu memberikan nasihat yang sama dengan yang
            dia dapatkan ketika belajar di Hadramaut.

            Setelah mendapatkan restu dari para tokoh dan haba’ib, Reza
            bersama dengan teman-teman mensosialisasikan pendirian PC-
            INU Yaman kepada para pelajar Indonesia di lembaga-lembaga
            pendidikan sekitar Hadramaut.

            Sehingga  tercapailah  sebuah  kesepakatan  untuk  membentuk
            struktur kepengurusan periode pertama PCINU Yaman periode
            2002 dengan Rais Syuriyah, Reza Ahmad Zahid  (Reza),  dan
            Abdul Mu’iz Aziz Masyhuri (Mu’iz) sebagai ketua Tanfidziyah.
            PCINU  Yaman diresmikan Rais Syuriyah PBNU,  KH. Sahal
            Mahfudz ketika berkunjung ke Hadramaut Yaman.



                                                                      | 389
   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408