Page 405 - Merawat NKRI Ala Kyai Muda.cdr
P. 405

MERAWAT NKRI ALA KYAI MUDA | Tokoh-tokoh Inspiratif  dari Pesantren


            Syuriyah pertama PCI-NU Pakistan dengan Ketua Tanfidziyah
            Abdul Halim Mahally.


            Sedangkan posisi Mustasyar dijabat Ni’am, selaku pelajar se-
            nior dan pejabat di lingkungan Kedutaan Besar Indonesia untuk
            Pakistan. PCI-NU Pakistan diresmikan oleh Ketua PBNU KH.
            Hasyim Muzadi pada tahun 2005 di Masjid Kedubes Indonesia.


            Merajut Kedamaian Lintas Agama


            Mewarisi jiwa ayahnya, Reza memiliki relasi dengan tokoh-to-
            koh lintas agama dan budaya. Walaupun dia berasal dari dun-
            ia pesantren salaf, tetapi bisa berinteraksi secara luwes dengan
            komunitas yang berbeda-beda. Secara akademis, Reza pernah
            mempelajari kajian ilmu lintas agama dan budaya ketika men-
            gambil S2 di IIU Islamabad, walaupun tidak sempat menyele-
            saikannya. Dia juga pernah mengikuti program studi di Center
            for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM,  dan
            berhasil menamatkannya pada tahun 2007.


            Reza berprinsip bahwa perbedaan adalah sebuah khilqoh ilaahi-
            yyah (ciptaan Tuhan) yang tidak bisa dipungkiri. “Setiap manu-
            sia memiliki perbedaan. Mari kita rangkai perbedaan ini dalam
            bingkai yang indah, sehingga menciptakan kedamain dan kehar-
            monisan di antara kita,” tuturnya. Manusia sejati adalah manusia
            yang bisa memanusiakan manusia. Bila ada manusia yang tidak
            mau memanusiakan manusia maka dia adalah manusia jadi-jad-
            ian,” tuturnya.


            Prinsip memanusiakan manusia inilah yang dia jadikan pegan-
            gan dalam berinteraksi dengan komunitas dan para penganut
            agama lain. Walaupun interaksinya lintas batas akan tetapi dia
            berusaha untuk tidak keluar dari batas-batas agama Islam, prin-



                                                                      | 391
   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410