Page 90 - sektorpublik
P. 90
Mengharapkan Vietnam untuk melanjutkan reformasi ekonomi, proaktif
kebijakan keamanan asing dan nasional, dan kepentingan dalam
memajukan hubungan kuat dengan ASEAN dan negara-negara tetangga
strategis seperti Amerika Serikat, India, Jepang, Korea, dan Uni Eropa.
Bimbingan dari Kongres Partai Vietnam telah menunjukkan minat dalam
memperdalam hubungan substansial strategis dengan Amerika Serikat,
termasuk lebih memajukan hubungan militer dan berbagi intelijen.
Fokus utama dari Partai Komunis dan kepemimpinannya adalah
kelangsungan hidup. Itu berarti memberikan barang publik yang signifikan
terhadap warga Vietnam terutama dalam bidang utama pertumbuhan
ekonomi, pendidikan, perawatan kesehatan, dan infrastruktur-sambil
mempertahankan kontrol yang kuat melalui nilai-nilai sosialis.
Politik luar negeri Vietnam selalu mengalami perubahan pada
setiap masa-masanya. Pada awal berdirinya yakni tahun 1945, arah politik
Vietnam cenderung netral tidak memihak secara terbuka terhadap dua
kubu Amerika Serikat ataupun Uni soviet yang ketika itu berseteru.
Meskipun berpahamkan sosialis tapi dalam hubungannya dengan Soviet
pada saat itu tidaklah terbuka. Namun setelah terjadi pemisahan Vietnam
selatan dan Vietnam utara oleh Perancis sesuai perjanjian Jenewa. Isi
perjanjian itu adalah di utara lintang 17 derajat menjadi Vietnam Utara
yang beraliran komunis dan di selatan lintang 17 derajat menjadi Vietnam
Selatan yang berada di bawah Perancis .
Politik luar negeri Vietnam setelah perang saudara berusaha
membujuk Negara Barat untuk memberikan bantuan ekonomi karena
banyak hal yang hancur akibat perang. Tapi karena merasa telah berhasil
mengusir pasukan Amerika di Vietnam maka militer Vietnam merasa
unggul dari Negara tetangganya. Militer Vietnam menjadikan Kamboja
86

