Page 91 - sektorpublik
P. 91
sebagai target militernya. Bulan Desember 1978 Vietnam mengawali
invasinya dan pendudukan kamboja yang bertahan hingga sebelas tahun
dengan menanamkan rejim boneka di bawah Heng Samrin .
Politik luar negeri Vietnam paska perang dingin lebih cenderung
menghadapi ketakutan akan invasi cina ke Vietnam selain itu Vietnam juga
menyadari kesalahannya melakukan penyerangan terhadap kamboja
yang banyak mengeluarkan dana.
Kota terbesar dan terpadat adalah Kota Ho Chi Minh (dahulu
dikenal sebagai Saigon). propinsi (dalam Bahasa Vietnam di sebut tỉnh)
dan 5 kotamadya yang di kontrol langsung oleh pemerintah pusat dan
memiliki level yang sama dengan propinsi (thành phố trực thuộc trung
ương). Ke-59 propinsi-propinsi tersebut kemudian dibagi-bagi menjadi
kotamadya propinsi (thành phố trực thuộc tỉnh, daerah perkotaan (thị xã)
dan pedesaan (huyện), dan kemudian dibagi lagi menjadi kota (thị trấn)
atau komune (xã). Sedangkan, 5 kota madya yang dikontrol oleh
pemerintah pusat di bagi menjadi distrik (quận) dan kabupaten, dan
kemudian, dibagi lagi menjadi kelurahan (phường).
Sering kali, pemerintah Vietnam mengelompokkan berbagai
propinsi menjadi delapan wilayah regional: Barat Laut, Timur Laut, Delta
Sungai Merah, Pantai Tengah Utara, Pantai Tengah Selatan, Dataran
Tinggi Tengah, Tenggara dan Delta Sungai Mekong.
Perang Vietnam sangat menghancurkan bagi perekonomian
Vietnam. Kolektivisasi pertanian, pabrik-pabrik dan modal ekonomi
diterapkan, dan jutaan orang diperkerjakan pada program-program
pemerintah. Untuk beberapa dekade, ekonomi Vietnam terganggu oleh
ketidakefisienan dan korupsi dalam program-program negara, kualitas
87

