Page 1044 - MODUL FLIPBOOK PKn X-XII LENGKAP
P. 1044

Modul Ajar Kurikulum Merdeka


                            Salah satu imajinasi para pendiri Republik ini, mengukuhkan tekad dalam
                            narasi dasar “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”. Tekad tersebut
                            mengandaikan sebuah gerak transformasi cara hidup setiap warga negara
                            Indonesia sehingga dia tidak lagi berpikir, merasa, dan bertindak berdasarkan
                            prinsip-prinsip etnik, budaya, dan agama tertentu melainkan hidup bersama
                            berdasarkan prinsip-prinsip kemanusiaan universal, keadilan, dan keadaban
                            (civility).

                            Di titik ini pula, kita memahami, mengapa Nussbaum begitu kukuh
                            mengandaikan imajinasi, saling menghormati, dan cinta kasih, sebagai poin
                            penting untuk membangun keadilan. Oleh sebab itu, pengingkaran terhadap
                            cita-cita merupakan pengkhianatan terhadap harkat dan martabat manusia.
                            Berikut contoh kasus pengingkaran kewajiban.

                            4) Tidak membayar pajak merupakan tindakan pengingkaran kewajiban
                               warga negara dan melanggar UUD NRI Tahun 1945 Pasal 23 ayat (2)
                               yang berbunyi: segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-
                               undang. Pengingkaran pajak ini termasuk tidak membayar pajak
                               kendaraan, pajak bumi, pajak bangunan, pajak penghasilan, dan pajak
                               penjualan. Pajak merupakan sumber daya pembangunan dan hasilnya
                               dapat dinikmati bersama seperti jalan raya yang merupakan hasil dari
                               pajak kendaraan dan pajak bangunan.

                            5) Tidak menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Contoh pelanggaran
                               berlalu lintas ini ialah tidak menaati peraturan lalu lintas, melanggar
                               lampu merah, parkir di sembarang tempat, dan tidak membawa surat-surat
                               kendaraan.
                            6) Merusak fasilitas umum seperti mencoret-coret halte dan merusak
                               transportasi umum. Apabila semua orang dapat menjaga fasilitas tersebut,
                               dampaknya akan dirasakan oleh semua orang yang menggunakan fasilitas
                               tersebut.

                            7) Membuang sampah sembarangan akan membuat lingkungan sekitar
                               menjadi kotor dan dapat memicu terjadinya bencana alam seperti banjir.
                               Selain itu, membuang sampah juga merugikan masyarakat secara
                               keseluruhan, dampaknya dapat merugikan negara dan orang lain.
                            8) Ketidakikutsertaan dalam pembelaan negara. Artinya, setiap warga negara
                               Indonesia yang tidak ikut serta dalam bentuk dari usaha pembelaan negara
                               sesuai pada perannya masing-masing melanggar UUD NRI Tahun 1945
                               Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30: warga negara berhak dan wajib ikut serta
                               dalam pembelaan negara. Contoh pengingkaran kewajiban ini ialah
                               pelajar yang tidak serius dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya
                               sebagai pelajar yang baik. Warga negara yang tidak mau tahu tentang
                               urusan lingkungan sekitar juga merupakan tindakan pengingkaran
                               kewajiban.

                            9) Korupsi merupakan perilaku yang sangat mencerminkan ketidakjujuran.
                               Perilaku korupsi dapat merugikan rakyat maupun negara. Dengan
                               demikian, jika seseorang yang tertangkap melakukan korupsi, dia harus
                               mendapatkan sanksi yang berat dan hukum pidana yang berat juga.
                               Itulah mengapa warga negara diminta untuk mengidentikasi diri dan masa
                               depan. Dengan demikian, dia mampu menempatkan diri sebagai manusia



               Pendidikan Pancasila Fase F Kelas XII
   1039   1040   1041   1042   1043   1044   1045   1046   1047   1048   1049