Page 124 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 124

Orang berburu (sebab) dan kematian anak kecil (akibat)  Orang-orang merusak lampu kuil (sebab) dan terlahir kembali sebagai orang-orang yang berwajah buruk (akibat)


















                Seorang pendeta melarang orang-orang makan dan minum berlebihan (sebab) bisa terlahir   Menghormati orang tua (sebab) akan terlahir di sorga (akibat)
                kembali sebagai orang yang berpenyakitan (akibat)



                     sebuah arca Buddha yang belum selesai, dan benda-      VWXSD  DQG IRXQG DQ XQÀQLVKHG VWDWXH RI %XGGKD  DQG
                     benda lain termasuk sebilah keris Di samping itu Wilsen   RWKHU REMHFWV  LQFOXGLQJ D NULV  ,W ZDV DOVR UHFRUGHG
                     mendapat tugas membuat gambar-gambar tentang Candi     WKDW :LOVHQ ZDV JLYHQ WKH WDVN RI PDNLQJ VNHWFKHV RI
                     Borobudur. Selanjutnya banyak orang-orang Belanda      &DQGL %RUREXGXU  $IWHU WKDW  PDQ\ 'XWFK SHRSOH ZHUH

                     yang meneliti dan menulis tentang Borobudur. Salah     UHVHDUFKLQJ DQG ZULWLQJ DERXW %RUREXGXU  2QH RI WKH
                     satu usaha J.W. Ijzerman tahun 1885 adalah membuka     ÀQGLQJV E\ - :  ,M]HUPDQ LQ      ZDV WKH XQFRYHULQJ
                     dasar candi dan ia menemukan sejumlah relief dan pada   RI WKH EDVH RI WKH WHPSOH ZKHUH KH IRXQG VRPH EDV
                     tahun 1890-1891 seluruh relief yang kemudian dikenal   UHOLHIV DQG ZLWKLQ WKH \HDU           DQG WKH HQWLUH
                     sebagai UHOLHI .DUPDZLEKD۪JD sebanyak 160 buah panil       UHOLHI SDQHOV UHOLHI NQRZQ DV UHOLHI .DUPDZLEKD۪JD
                     difoto seluruhnya oleh K. Cephas, kemudian bagian      ZHUH SKRWRJUDSKHG E\ .  &HSKDV  EHIRUH WKLV VHFWLRQ
                     ini ditutup kembali. Uraian lengkap tentang Candi      ZDV EXUULHG DJDLQ  $ IXOO GHVFULSWLRQ RI &DQGL
                     Borobudur ditulis oleh Th van Erp dan N.J. Krom, dan   %RUREXGXU ZULWWHQ E\ 7K YDQ (US DQG 1 -  .URP  DQG
                     tulisan lengkap tentang candi itu baru diterbitkan tahun   D FRPSUHKHQVLYH ZULWLQJ DERXW WKH WHPSOH ZDV ÀUVW
                     1927 dan 1931, dua karangan yang penting untuk Candi   SXEOLVKHG LQ      DQG       WZR LPSRUWDQW SXEOLFDWLRQ
                     Borobudur.                                             IRU &DQGL %RUREXGXU

                           Ketika ditemukan, keadaan Candi Borobudur              :KHQ IRXQG  &DQGL %RUREXGXU ZDV LQ VDG
                     sangat menyedihkan, oleh karena itu pada tahun 1907    FRQGLWLRQV  7KHUHIRUH  9DQ (US  D 'XWFK PLOLWDU\
                     Van Erp seorang insinyur  militer Belanda,  memugar    HQJLQHHU ZDV UHVWRULQJ SDUWV RI WKH WHPSOH ZKLFK DUH
                     bagian candi yang berbentuk agak bulat (oval) yaitu    RYDO VKDSHV RQ OHYHO       DQG   LQ       6WXSDV ZHUH
                     tingkat 7, 8, dan 9. Stupa-stupanya disusun kembali dan   UHDUUDQJHG  DQG WKLV ZRUN ZDV FRPSOHWHG LQ
                     pekerjaannya ini selesai pada tahun 1911. Borobudur    %RUREXGXU KDV PDJQLÀFHQWO\ VWDQGLQJ DJDLQ IRU
                     telah berdiri megah lagi selama hampir 50 tahun,       QHDUO\    \HDUV EHIRUH LW UHGHWHULRUDWHG GXH WR QDWXUDO
                     tetapi kemudian rusak kembali karena proses alam dan   DQG FKHPLFDO SURFHVVHV RQ SDUWV RI WKH WHPSOH WKDW KDV
                     kimiawi, bagian-bagian candi yang belum tertangani     QRW EHHQ DGGUHVVHG E\ 9DQ (US  VXFK DV VXQNHQ DQG

                     oleh Van Erp, yaitu tingkat 2, 3, 4, 5, 6, melesak dan   VODQWHG ZDOOV RQ OHYHO                :LWK WKH DVVLVWDQFH







            96
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129