Page 313 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 313
Raja-raja 6LQJKDVDUL ELOD PHQLQJJDO GLZXMXGNDQ VHEDJDL DUFD ĝLZD
dan arca %XGGKD, kemudian masing-masing diletakkan di candi-candi
khusus. Kebiasaan ini dilandasi oleh adanya konsep Siwa-Buddha yang
telah muncul pada masa 6LQJKDVDUL. Kepercayaan tersebut pada dasarnya
menganggap bahwa dewa Tertinggi hanya satu (Tunggal) dan disebut
dengan berbagai nama, oleh penganut agama Siwa disebut 3DUDPDĞLZD
dan sebagai Bhattara Buddha oleh penganut agama Buddha.
Candi Jago yang ada sekarang adalah candi dengan gaya
seni Majapahit, karena merupakan candi yang dibangun ulang oleh
$GLW\DZDUPDQ, salah seorang petinggi di Majapahit. Peristiwa itu terjadi
WDKXQ ĝDND(1343 Masehi), yang terekam dalam prasasti
0DñMXVUL.
284

