Page 323 - Candi Indonesia (Jawa)
P. 323

CANDI Singasari






        Alamat                        Di kota Singasari, tidak jauh dari kota Malang, terletak Candi
        Desa Candirenggo, Singosari,   Singasari , yang ditemukan sekitar tahun 1803 oleh Nicolaus Engelhard.
        Malang, Jawa Timur
        Koordinat               &DQGL 6LQJDVDUL MXJD WHUPDVXN \DQJ PHQDULN SHUKDWLDQ 7K  6WDPIRUG 5DIÀHV
        7° 53’ 16,000” LS 112° 39’ 49,000” BT
        Ketinggian              yang mengunjunginya pada tahun 1855. Ketika itu disebutkan candi tersebut
        506 mdpl
                                berada di tengah hutan jati yang baru dibabat pada tahun 1820. Pembahasan
                                awal kepada Candi Singasari juga diberikan oleh J.L.A. Brandes dengan
                                menerbitkan %HVFKULMYLQJ YDQ 7MDQGL 6LQJDVDUL  HQ 'H :RONHQWRRQHHOHQ YDQ
                                3DQDWDUDQ pada tahun 1909 bersama H. L. Leydie Melville dan J. Knebel.
                                Tidak kalah penting pembahasan N.J. Krom Candi Singasari dalam ,QOHLGLQJ
                                WRW GH +LQGRH -DYDDQVFKH .XQVW II tahun 1923. Jessy Blom bahkan menulis
                                disertasinya  tentang candi tersebut pada tahun 1939.

                                      Blom berpendapat bahwa Candi Singasari ini terletak pada sebuah
                                kompleks yang luas dengan delapan candi dan arca-arca tersebar. Blom
                                menyebut Candi Singasari yang kita bicarakan sebagai Candi
                                A, dan B – H untuk candi lainnya. Di sekitar Candi Singasari
                                yang menarik adalah Candi Wayang atau Candi Putri (Candi
                                E) walaupun letaknya paling jauh dari Candi Singasari.

                                Menarik, karena di candi tersebut ditemukan arca
                                3UDMxDSDUDPLWƗ yang oleh penduduk
                                disebut sebagai “patung Ken Dedes”.


















































        294
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328