Page 32 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 32
(BIU) dan actual usage (AU). Penulis juga menambahkan 3 variabel. Variabel
tambahan pertama adalah model Theory of Reasoned Action (TRA) yaitu: belief (B)
oleh Adzima dan Ariyanti (2018). Sedangkan untuk variabel tambahan dari sisi
religiusitasnya, penulis menggunakan model Muslim Daily Religiosity Assessment
Scale (MUDRAS) yaitu: Sinful Acts (SA), dan Recommended Act (RA) oleh Olufadi
(2017). Davis (1989) memperkenalkan model tentang penerimaan teknologi, salah
satunya yaitu Technology Acceptance Model (TAM). Model penerimaan teknologi
dikembangkan oleh Davis untuk menjelaskan perilaku pengguna dalam pemakaian
komputer Davis, 1989 (Chuttur, 2009) yang merupakan pengembangan dari Theory
Reasoned Action (TRA) dan Theory Planned Behavior (TPB). (Lai, 2017). Pada
penelitiannya, Davis memperkenalkan model lain yaitu Technology Acceptance
Model (TAM) dan menyatakan bahwa keinginan atau motivasi pengguna dapat
dijelaskan melalui tiga faktor: Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use
(PEOU) dan Sikap terhadap penggunaan sistem (Dulloo, Mokashi, & Puri, 2015).
Namun saat ini penelitian mengenai penerimaan pengguna terhadap teknologi lebih
banyak dan mencakup beberapa faktor (Shore et al., 2018). TAM memiliki tujuan
utama yaitu untuk membagi dasar penelusuran dari pengaruh faktor eksternal
terhadap kepercayaan, sikap dan tujuan pengguna. TAM juga menyediakan suatu
teori untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penerimaan
terhadap suatu teknologi dalam sebuah organisasi (Nugroho, 2008). Menurut
Siregar (2011) TAM bertujuan menjelaskan faktor pasti penentu dari penerimaan
teknologi secara umum dan menjelaskan perilaku pengguna akhir (end-user)
teknologi informasi dengan model dan populasi yang cukup luas. Alasan
12

