Page 28 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 28
Firdaus, 2015). Gimulya (2020) berkomentar tentang keluhannya bahwa DANA
tidak memberikan atau mengirimkan cashback dari promo yang dijanjikan, bahkan
hingga melewati 1×24 jam. Pihak DANA merespon dan menyatakan bahwa
terdapat transaksi yang tertukar sehingga cashback tidak bisa dicairkan (Media
Konsumen, 2020). Komentar lainnya disampaikan oleh Ibnu Fauzi (2020),
menyatakan bahwa DANA, OVO, dan GOPAY hanya mencari keuntungan, dan
mengajak untuk kembali kepada sistem pembayaran cash atau uang tunai (Media
Konsumen, 2020). Pengguna DANA yang lain yaitu Joni (2019) menyatakan
bahwa telah melakukan Top-Up, namun saldo DANA tidak bertambah (Detik
News, 2019).
Di samping kelebihan dan kekurangan e-wallet DANA tersebut penulis
tertarik pada segi hukum Islam dalam penggunaan e-wallet. Penulis mengambil
sudut pandang penduduk Indonesia yang mayoritas Muslim. Dalam bidang
ekonomi, kegiatan manusia khususnya ummat muslim tentu harus sesuai dengan
syariat Islam. Syariat Islam adalah peraturan hidup yang datang dari Allah SWT, ia
merupakan pedoman hidup yang memiliki tujuan utama yang dapat diterima oleh
seluruh ummat manusia (Muamar & Alparisi, 2017). Uang elektronik atau e-money
perlu memiliki kajian menurut syariah atau hukum Islam, seperti pengolahan
DANA float, prinsip syariah dalam bertransaksi, serta konsep akad yang diterapkan
(M.Rizki & Rachmat, 2018).
Perlindungan terhadap konsumen juga harus diperhatikan dalam
menciptakan teknologi e-wallet. Menurut sejarah perlindungan konsumen dalam
Islam sudah dimulai pada saat Nabi Muhammad SAW belum dinobatkan sebagai
8

