Page 51 - LAPORAN SKRIPSI - YANA TRISNAWATI 11160930000028
P. 51

Layanan  e-wallet  di  Indonesia  masih  sangat  terbatas  untuk  penggunaan

                               transaksinya,  hanya  beberapa  barang  yang  dapat  ditukar  menggunakan


                               transaksi  e-wallet  dan  kurangnya  ikatan  kerjasama  antar  penjual  dengan

                               penyedia e-wallet.

                           b.  Tidak ada keuntungan/timbal balik


                               Layaknya menimbun harta yang ada di dalam dompet dan tanpa ada bunga

                               merupakan hal  yang kurang mendapatkan keuntungan. Walaupun  fungsi


                               dasar e-wallet hanya sekedar pengganti dompet, namun tidak seperti bank

                               yang mempunyai bunga terhadap uang yang tersimpan.


                           c.  Uang tidak dapat dicairkan

                               Rata-rata  penyedia  jasa  e-wallet  tidak  menyediakan  layanan  untuk


                               mencairkan dana menjadi bentuk uang kertas. Karena keterbatasan transaksi

                               e-wallet yang menjadi kendala, ditambah ada batasan maksimum saldo.


                        2.5    Pengertian dan Perspektif Hukum Islam dalam Transaksi Online

                               Ada rukun dan syarat yang harus dipenuhi dalam jual beli, sehingga jual beli


                        dapat dikatakan sah menurut hukum syariah. Ada perbedaan pandangan tentang

                        pilar jual beli. Menurut ulama Hanafi, rukun jual beli hanya ada satu, yaitu ijab


                        (ungkapan jual beli) dan qabul (ungkapan jual beli). Mereka berpendapat seperti ini

                        karena mereka percaya  bahwa prinsip  dasar jual beli hanyalah kehendak antara

                        pembeli dan penjual, tetapi karena unsur kehendak adalah unsur hati, tidak mudah


                        ditebak, dan ambiguitas. tidak terlihat, sehingga diperlukan suatu indikator yang

                        mencerminkan  kehendak  kedua  belah  pihak,  yang  dapat  berupa  ucapan  yaitu


                        persetujuan dan penerimaan, dapat  juga berupa  perilaku, yaitu memberi kepada








                                                              31
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56