Page 92 - fikih kls 9
P. 92

Perintah Rasullullah Saw. tersebut merupakan perintah wajib atau fardu, hanya saja kewajiban
                    belajar  dan mengajarkannya  itu  akan  gugur bila  sudah ada  sebagian  orang yang telah
                    melaksanakannya. Tetapi jika tidak ada seorangpun yang mau belajar seluruh umat Islam semuanya
                    akan menanggung dosa.


                 2.  Harta warisan


                    Sebelum harta warisan dibagikan, maka harus dikeluarkan terlebih dahulu hal-hal yang terkait
                    dengan si mayit, antara lain sebagai berikut:

                    1.  Biaya perawatan jenazah, meliputi biaya gali kubur, pembelian kain kafan, pengangkutan dan
                       juga termasuk sewa kuburan bagi yang tinggal di kota besar.
                    2.  Melunasi  hutang piutangnya, seorang muslim  yang masih  mempunyai  tanggungan  hutang
                       sampai ia meninggal,  maka ahli waris wajib menyelesaikan  hutangnya dengan harta
                       peninggalan. Jika tidak memiliki harta, tetap merupakan kewajiban ahli waris.

                    3.  Melaksanakan wasiat, yang dimaksud dengan wasiat adalah pesan tentang sesuatu kebaikan
                       untuk dilaksanakan.  Wasiat harus diselesaikan  sebelum pembagian  warisan dan besarnya
                       wasiat tidak boleh lebih dari 1/3 harta waris.

                    4.  Membagi harta waris kepada yang berhak, setelah semua urusan di atas diselesaikan, jika
                       masih tersisa harta waris, maka pembagian harta waris tersebut harus di atur menurut faraiḍ
                       (hukum waris) dengan penuh persaudaraan dan bijaksana. Jika ahli waris sudah dewasa
                       hendaknya diselesaikan pembagiannya sampai tuntas. Jika ada yang masih kecil, maka harta
                       tersebut dikuasakan kepada orang yang sudah dewasa dan amanah.


                 3.  Sebab-sebab menerima atau tidak menerima harta warisan
                    a.  Sebab-sebab menerima harta warisan


                       1). Hubungan keturunan, seperti anak, cucu, bapak, ibu dan sebagainya
                       2). Hubungan perkawinan, yaitu suami atau isteri

                       3). Hubungan pemerdekaan budak

                       4). Hubungan agama.
                    b.  Sebab-sebab tidak menerima harta warisan

                       1). Membunuh. Orang yang membunuh keluarganya tidak berhak menerima warisan  dari
                           orang yang dibunuhnya itu.

                       2). Perbedaan Agama
                       3). Murtad

                       4). Perbudakan




                  86     Buku Siswa Madrasah Tsanawiyah






       fikih siswa kls 9__revisi.indd   86                                                                        6/16/16   5:32 PM
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97