Page 239 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 239
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
3) Kepada organisasi-organisasi perempuan dianjurkan supaya
mempelajari dengan sungguh-sungguh kedudukan perempuan dalam
perkawinan, baik menurut hukum adat maupun hukum agama.
j. Mengenal Pemilihan Umum:
1) Menuntut pada Pemerintah supaya Undang-Undang No. 7
tahun 1948, No. 12 tahun 1949 berlaku untuk seluruh Indonesia.
2) Dianjurkan supaya semua perempuan aktif menggunakan hak
memilih dalam Pemilihan Umum yang akan datang.
k. Perihal keanggotaan dari WIDF (Women’s International
Democra-tic Federation), Kongres Wanita Indonesia akan selalu
memelihara hubungan dengan organisasi-organisasi di luar negeri,
tetapi tidak menjadi anggota dari gabungan apapun juga. Hal itu
diserahkan kepada organisasi masing-masing. Oleh sebab itu
KOWANI akan keluar dari WIDF.
3. Hal-hal lain
Panitia Kongres terdiri dari:
Ketua : Ny. S. Kumpul
Wakil Ketua : Ny. S. Sukemi
Penulis I : Ny. Roeslan Abdulgani
Penulis II : Ny. Sujud
Bendahari : Ny. Kadiman
Pembantu : Ny. Sri Mangunsarkoro
NY. Lukman
Ny. Theodora Walandouw
Ny. Memet Tanumidjaja.
207
207

