Page 234 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 234

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan
               maupun perorangan. Gerakan Masa tersebut, berusaha merongrong
               Kongres Wanita Indonesia.

                   Untuk mengatasi hal ini Kongres Wanita Indonesia mengadakan
               rapat pada bulan Maret 1958. Pada rapat tersebut organisasi-
               organisasi anggota Kongres Wanita Indonesia yang juga duduk dalam
               Gerakan  Masa  dipersilakan  memilih  antara  Kongres  Wanita
               Indonesia dan Gerakan Masa. Ternyata tidak ada yang meninggalkan
               Kongres Wanita Indonesia dan kemudian Gerakan Masa tidak
               terdengar lagi.

                   Pada permulaan tahun 1958 Kongres Wanita Indonesia
               menyatakan perasaan cemas terhadap PRRI dan PERMESTA.
                   Tahun 1958 merupakan pula ulang tahun yang ke-30 bagi
               Perge-rakan Wanita Indonesia. Untuk memperingatinya antara lain
               diterbit-kan buku “Peringatan 30 Tahun Kesatuan Pergerakan
               Wanita Indonesia”. Pada tanggal 21 Desember 1958 diselenggarakan
               rapat umum, di mana diadakan beberapa resolusi dan pernyataan
               antara lain supaya Hari Ibu dijadikan Hari Nasional seperti hari
               Sumpah Pemuda. Kongres Wanita Indonesia menyatakan pula
               mendukung berdirinya Front Nasional Pembebasan Irian Barat
               dengan Badan Kerjasamanya dan bertekad turut memperjuangkan
               pembebasan Irian Barat dalam waktu sesingkat-singkatnya.
                   Pada Majelis Permusyawaratan tanggal 20 September 1959
               Kolonel Dr. Soemarno memberi ceramah tentang gagasan
               Pembentukan Kesatuan Wanita Angkatan Darat yang kemudian
               menjadi KOWAD (Korps Wanita Angkatan Darat). Sebagai tindak
               lanjut Kongres Wanita Indonesia membentuk Panitia Delapan yang
               terdiri dari delapan organisasi yang bertugas menyusun usul-usul
               maupun pendapat tentang Kesatuan Wanita Angkatan Darat yang
               kemudian mendapat perhatian penuh dari Pimpinan Angkatan Darat.
               Dengan demikian Kongres Wanita Indonesia ikut menyumbangkan
               pemikiran bagi pembentukan KOWAD.


                                             202
                                            202
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239