Page 247 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 247
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
51) Istri Sedar
52) Persatuan Istri Tentara
53) Konsulat Kongres Wanita Indonesia Wonosobo
54) Perwani Cabang Jakarta
55) Konsulat Kongres Wanita Indonesia, Blora
56) Cabang Pikat Manado
57) Gabungan Wanita Malang
58) Wanita Demokrat Indonesia.
4. Peristiwa-peristiwa dan kegiatan-kegiatan penting sesudah
Kongres
a. Kongres Wanita Indonesia mengirim utusan ke Seminar
UNESCO mengenai kedudukan wanita di Asia Selatan yang diadakan
di New Delhi dari tanggal 29 Desember 1952 sampai dengan 7 Januari
1953.
Delegasi Indonesia terdiri dari:
1) Ny. S. Kartowijono, dari Kementerian PPK dan Kongres
Wanita Indonesia, sebagai Ketua.
2) Ny. Emma Puradiredja dari PARKIWA
3) Ny. Titi Memet Tanumidjaja dari Bhayangkari
4) Nn. Mr. J.M. Tumbelaka, dari PWKI (Persatuan Wanita
Kristen Indonesia)
5) Nn. Suitinah (sekarang Ny. Darmadji) dari PPI/PPK
(Pemuda Putri Indonesia/Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan
Kebudayaan).
b. Pada bulan Pebruari 1953 utusan Kongres Wanita Indonesia
ke Seminar UNESCO di New Delhi melaporkan bahwa kertas kerja
215
215

