Page 249 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 249
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
Penulis I : Nn. Hariati (PPI)
Penulis II : Ny. Artinah Samsuddin (Muslimat)
Bendahari I : Ny. Sutarman (Perwari)
Bendahari II : Ny. Mariati Adnan (GPII Putri), dengan dibantu
oleh BP semua organisasi Kongres Wanita Indonesia. Dibentuk pula
Panitia Pusat Harian di Yogyakarta dan Perwakilan Panitia di Jakarta
dan Bandung, sedangkan di Jakarta diadakan juga Badan Usaha
Panitia Pusat.
Selanjutnya Kongres Wanita Indonesia menyerukan agar
pe-ringatan ini diadakan di seluruh Indonesia. Demikian pula agar di
setiap tempat diusahakan berdirinya Gedung Wanita.
Dalam peringatan Seperempat Abad Kesatuan Pergerakan
Wanita Indonesia pada tanggal 22 Desember 1953 di Istana Negara
Jakarta, diresmikan berdirinya Bank Koperasi Wanita. Bank Koperasi
ini adalah suatu koperasi Simpan Pinjam untuk perempuan Jakarta
yang diprakarsai oleh Ny. Said Suryodinoto, Ny. Mr. Maria Ulfah
Santoso, Ny. S. Herman dan Ny. Titi Memet Tanumidjaja.
Peringatan Seperempat Abad Kesatuan Pergerakan Wanita
Indonesia berkumandang pula di luar negeri. Perayaan diadakan
antara lain di (1). Penang diketuai Kepala Perwakilan RI, Ny. Ali
Mursid, (2). Mesir diketuai Istri Duta Besar Indonesia Ny.
Abdul-kadir, (3). Manila dengan Ketua Ny. Tjokroadisumanto istri
Kuasa Usaha RI, (4). London diketuai Ny. dr. Hurustiati Soebandrio
istri Duta Besar RI, (5). Paramaribo dengan diadakan pameran. Juga
diterima dana dan bantuan berupa mesin tik dan lain-lain.
d. Pada tanggal 20 April 1964 di Jakarta didirikan Badan
Penghubung Organisasi Wanita (BPOW) dalam rangka melancarkan
aksi Pemberantasan Buta Huruf (PBH) di kalangan perempuan, yang
diselenggarakan bersama-sama dengan Jawatan Pendidikan
Masyarakat. Pembentukan BPOW tersebut segera diikuti oleh
217
217

