Page 252 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 252
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
4) Hal-hal di luar Kongres diputuskan oleh Majelis
Permusyawaratan.
Mendesak kepada Pemerintah supaya memberikan instruksi
kepada instansi-instansi daerahnya, agar mengadakan kerjasama
yang erat dengan organisasi-organisasi perempuan dalam lapangan
sosial, kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
h. Setiap perempuan diwajibkan agar berusaha ke arah
terlaksananya hak-hak perempuan. Usaha tersebut supaya
dititikberatkan pada pem-bangunan masyarakat yang menumbuhkan
“Self-help”, dengan cara gotong-royong di kalangan perempuan.
i. Organisasi anggota Kongres Wanita Indonesia diwajibkan
beru-saha menambah pengetahuan dan memperbaiki ekonomi untuk
perempuan pada umumnya, dengan mempergunakan hasil
penyelidikan dari Pemerintah supaya dapat bekerja secara efisien.
Usaha perbaikan sosial yang bersifat pencegahan (preventif) dan
perbaikan (kuratif) agar diperluas ke desa-desa. Pelaksanaan dari
pada usaha tersebut seperti dengan hal-hal lain diserahkan kepada
organisasi anggota di daerah masing-masing.
j. Mendesak:
1) Supaya segera dikeluarkan Undang-Undang Perkawinan
yang pokok dan khusus.
2) Kepada Jawatan Kepolisian Negara supaya diadakan lagi
Ang-katan Polisi Wanita dan Polisi Susila diperkuat.
3) Kepada Menteri Kehakiman supaya diadakan pengadilan
anak, dan mengirim ahli hukum Indonesia untuk mempelajari soal
itu di luar negeri.
4) Kepada Menteri Perburuhan dan Menteri Negara Urusan
Perencanaan disampaikan keputusan Kongres Wanita Indonesia
untuk mempertahankan peraturan hadiah.
220
220

