Page 255 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 255
Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)
Indonesia), Ny. Wahid Sutan Radjo-lelo (Wanita Nasional), Ny.
Djuarsa (Budi Istri), dan Ny. Mah-judin (Persit).
7) 11 Nopember 1956, pernyataan berhubung dengan keadaan
internasional. Kongres Wanita Indonesia mengeluarkan pernyataan
yang mengutuk tindakan-tindakan kekerasan senjata :
a) Israel terhadap Mesir
b) Inggris dan Perancis terhadap Mesir dalam persengketaan
mengenai terusan Suez.
c) Rusia terhadap Hongaria
8) Nopember 1956. Komisi Hukum dari Kongres Wanita Indonesia
bekerja sama dengan Kementerian Agama, menyelenggarakan kursus
dan ujian Pendidikan Calon Anggota Wanita Pengadilan Agama. Dari
40 pengikut, 27 orang lulus, yang ijazahnya disahkan oleh Kementerian
Agama.
9) 22 Desember 1956 bertepatan dengan peringatan Hari Ibu
diresmikan Gedung Wanita Jakarta, di Jalan Diponegoro 26. b. Tahun
1957:
a. Maret 1957, Kongres Wanita Indonesia mengutus Ny. Rusiah
Sardjono S.H. sebagai wakil Kongres Wanita Indonesia ke sidang
Status of Women Commission U.N. di New York.
b. 9-11 Mei 1957, Ny. dr. Soebandrio dan Nn. Sunarin mewakili
Kongres Wanita Indonesia dalam konperensi pendahuluan darf5
negara penyelenggara Konperensi Wanita Asia Afrika yang diadakan
di Karachi, Pakistan.
c. Agustus 1957, mengirim 3 wakil Kongres Wanita Indonesia
ke Seminar Wanita Asia di Bangkok, Thailand mengenai “Increased
Participation of Asian Women in Publik Life” yang diselenggarakan
oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Utusan terdiri dari: Ny. Mr.
Maria Ulfah Santoso, Ny. Mr. Nani Soewondo dan drge Ny. Yetty
Rizali Noor.
223
223

