Page 259 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 259

Dra. Triana Wulandari, M.SI., dkk. (eds.)

                     2) Anggota biasa

                     3) Anggota luar biasa

                     4) Yayasan-yayasan yang tergabung dalam Kongres Wanita
                Indonesia.
                     5) Panitia-panitia.

                     f. Hak suara:

                     1) Organisasi yang bercabang 5 mendapat r2 suara
                     2) Organisasi yang bercabang 6 sampai 10 mendapat 3 suara

                     3) Organisasi yang bercabang 11 sampai 15 mendapat 4 suara.
                Lebih dari 15 cabang, tiap 10 cabang mendapat 1 suara dengan
                maksimum 15 suara.

                     4) Anggota luar biasa tidak mempunyai suara dan hanya dapat
                berbicara jika diijinkan oleh Pimpinan Sidang.
                     g. Pengambilan Keputusan:

                     1) Keputusan-keputusan yang pnnsipil (mengenai dasar dan
                tu-juan) harus diambil dengan suara bulat.

                     2) Keputusan-keputusan lain diambil dengan suara terbanyak.
                     h. Sebagai  tindak  lanjut  dari  prasaran  Ny.  S.K.  Trimurti
                mengenai kesukaran-kesukaran psikologis pada perempuan yang
                bekerja, diadakan Seksi Perburuhan dalam Kongres Wanita Indonesia,
                yang akan mempelajari dan menyelidiki masalah perempuan yang
                bekerja, serta soal-soal lain yang berhubungan dengan itu.

                     i. Kongres Wanita Indonesia mengeluarkan pernyataan
                mengenai:

                     1) Perjuangan pengembalian Irian Barat ke dalam wilayah
                Republik Indonesia, dan




                                             227
                                             227
   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264