Page 264 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 264

Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
                                       Perempuan  dalam  Gerakan Kebangsaan
                   b) Rancangan Undang-Undang Perkawinan Umat Islam (usul
               Pemerintah).

                   Usul kompromi tersebut disampaikan oleh: Persit, Sahati,
               Wanita Universitas, Perwari, Wanita Demokrat, PWKI, Wanita
               Rakyat, Bhayangkari, Gerakan Wanita Sosialis, dan PPI.

                   10) Mengirim surat dan delegasi ke Kementerian Dalam Negeri
               agar IGO (Inlandse Gemeente Ordonantie) segera dicabut sesuai
               dengan persamaan hak antara pria dan perempuan dalam menduduki
               jabatan negeri.
                   11) Pada sidang pleno BKS Wamil tanggal 19 September 1958
               disusun pokok-pokok tata tertib, program perjuangan dan pedoman
               kerja dari Pengurus Harian.

                   a) Tujuan BKS Wamil:

                   Menghimpun kekuatan-kekuatan Nasional, khusus perempuan
               dan militer secara riil dalam rangka perjuangan pembebasan Irian
               Barat.

                   b) Bentuk BKS Wamil adalah Badan Kerjasama antara militer
               dan organisasi-organisasi fungsional perempuan yang tidak
               mengurangi kedaulatan organisasi masing-masing.

                   c) Anggota  BKS  Wamil  di  pusat  terdiri  dari  organisasi-
               organi-sasi perempuan yang berpusat dan militer.
                   d) BKS Wamil bertugas mengerahkan tenaga perempuan untuk
               turut melaksanakan program Front Nasional Pembebasan Irian Barat
               Pusat.

                   e) Pengurus harian, sebagai berikut:
                   Ketua            : Kolonel Sambas Atmadinata

                                      Let. Kol. Soewardi Brototanoyo





                                            232
                                             232
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269