Page 262 - Perempuan Dalam Gerakan Kebangsaan
P. 262
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Perempuan dalam Gerakan Kebangsaan
Piagani tersebut menegaskan bahwa perempuan Indonesia dan
Pemuda/Militer bersama-sama dengan seluruh rakyat bertekad bulat
untuk membebaskan rakyat Irian Barat dari cengkeraman penjajahan
Belanda dengan segala konsekwensinya.
b. Tahun 1958
1) Membubarkan Panitia Khusus Irian Barat dan meminta
supaya tiga puluh organisasi yang berpusat menjadi anggota Front
Nasional Pembebasan Irian Barat.
2) Pada permulaan tahun 1958 Kongres Wanita Indonesia
menyerukan kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia untuk
bertindak sebijaksana mungkin supaya tidak terjadi pengorbanan
yang sia-sia, lebih-lebih pengorbanan jiwa berhubungan dengan
pemberontakan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik
Indonesia dan Permesta (Perjuangan Rakyat Sementara.
3) 3 Pebruari 1958, Kongres Wanita Indonesia mengirim
delegasi ke Konperensi Asia Afrika di Colombo (Srilangka), dari
tanggal 15 s/d 24 Pebruari 1958. Delegasi terdiri dari: Ny. Mr. Maria
Ulfah Santoso, (Ketua), Ny. dr. Hurustiati Subandrio, Ny. Mr. Nani
Suwondo, Ny. Kartini K. Radjasa Nn. Soehartini, Ny. Suyono
Prawirobismo, Ny. S.K. Trimurti, Ny. Iljas Sutan Pangeran (dari
Badan Usaha).
4) Maret 1958, Kongres Wanita Indonesia mengirim utusan
ke-pada Jawatan Kepolisian Negara yang terdiri dari: Ny. Mr. Maria
Ulfah Santoso (Ketua), Ny. M. Muharam Wiranataku-sumah (Penulis
I), Ny. Artinah Samsudin (Bendahara II) untuk menyampaikan
kepiitusan Kongres Wanita Indonesia yang diambil pada Majelis
Permusyawaratan tanggal 2 Maret 1958 mengenai Polisi Wanita,
berupa:
a) Salinan laporan Panitia Peninjauan Polisi Wanita, yang
dibentuk oleh Kongres Wanita Indonesia pada tahun 1957.
230
230

