Page 34 - Sejarah Bencana Gempa di Sumatera
P. 34

34                   KEARIFAN LOKAL DALAM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI DI SUMATERA


              GEMPABUMI DI WILAYAH ACEH             yang sedang berada di tengah lautan tidak
              Berbeda  dengan  penduduk  Pulau  Simelue   akan terlalu merasakannya. Namun ketika
              yang sudah mengenal tsunami atau  smong   gelombang tsunami memasuki perairan
              dalam bahasa lokal, sebelum terjadi tsunami   yang dangkal maka kecepatannya berkurang
              tahun 2004 penduduk Nanggroe  Aceh    drastis, panjang gelombang memendek
              Darusalam yang tinggal di wilayah di daratan   dan  amplitudo  atau  tinggi  gelombangnya
              besar Sumatera umumnya tidak paham    meninggi drastis, ibaratnya seperti orang
              tentang bahaya tsunami. Ketidahtahuan   dari tidur kemudian sontak berdiri atau bagai
              inilah yang menjadi salah satu faktor utama   ular kobra yang tiba-tiba menengadahkan
              terjadi banyak korban. Gempa besar yang   kepalanya ke atas siap untuk menyemburkan
              membangkitkan tsunami maut terjadi tanggal   bisanya; Kemudian dengan mengeluarkan
              26 Desember 2004 pada Hari Minggu pagi   suara gemuruh gelombang tsunami meliuk-
              ketika banyak orang sedang berada di tepi   liuk menuju pantai bagaikan ular kobra
              pantai untuk bersantai. Goncangan sangat   yang siap memangsa.  Tinggi tsunami di
              keras berlangsung selama 5-6 menit, orang   wilayah Banda  Aceh rata-rata sekitar  10-
              terkejut, sebagian sampai terjatuh, rumah-  15 meter, artinya lebih tinggi dari pohon
              rumah  banyak  yang  ambruk.  Kemudian,   kelapa; bahkan di wilayah Lhok Nga di pantai
              dua puluh menit berselang air laut dipantai   barat, tinggi tsunami mencapai 30 meter.
              mendadak surut dengan sontak sehingga air   Gempa  Aceh-Andaman Mw 9.2 ini sangat
              menjauh sampai puluhan meter ke tengah laut   mengagetkan karena selama 2 abad terakhir
              memperlihatkan karang-karang di tepi pantai   gempa megathrust di wilayah ini hanya
              dan banyak ikan-ikan yang menggelepar   berkekuatan  Mw 7.9  (tahun  1881)  dan  Mw
              gelepar diantaranya. Banyak orang terpana,   7.7 (1941) (Gambar 13). Gempa terdahulu
              sebagian malah berlarian ke arah tepi pantai   yang juga membangkitkan tsunami besar
              dengan  takjub  melihat  pemandangan  yang   adalah gempa di barat P. Simelue dengan
              langka.  Tidak ada orang yang menyangka   kekuatan Mw7.6.
              bahwa fenomena ini adalah sinyal alam bahwa
              gelombang tsunami akan segera datang.  Ada tanah baru yang muncul dan ada yang
                 Gempa megathrust ini membangkitkan   tenggelam
              tsunami yang besar karena mengangkat   Ketika  gempa  terjadi,  wilayah yang di  atas
              dasar lautan  Andaman seluas 100 x 1200   sumber gempa megathrust akan terangkat,
              km sampai 5 meter (Gambar 12) dalam satu   sedangkan  wilayah  yang  dibelakang-
              hentakan keras berikut massa air lautan yang   nya atau di sebelah timurnya akan turun.
              sangat besar di atasnya sontak membumbung   Pada gempa tahun 2004 ini bagian utara
              tinggi ke atas dan serentak menyebar   Pulau Simelue terangkat sampai 1.5 meter
              ke segala arah dengan cepat sebagai   sehingga karang-karang hidup yang berada
              gelombang tsunami. Ketika di perairan yang   di dalam zona pasang-surut terangkat ke
              dalam  gelombang  bergerak  sangat  cepat   atas dan mati dalam beberapa minggu
              tapi amplitudo atau tinggi gelombangnya   (Gambar 14). Ke bagian selatan besar
              rendah dengan panjang gelombangnya    pengangkatan bertambah kecil sampai nol
              mencapai ratusan kilometer, sehinga nelayan   di sekitar bagian tengah Pulau (Gambar 21).
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39