Page 52 - MODUL ANALISIS MIKROBIOLOGI_Neat
P. 52

Salah satu jenis arkea yang hidup di sumber air panas sebuah gunung berapi.




                     PROTOZOA
                     Ukuran tubuh protozoa biasanya berkisar antara 10-50 μm, tetapi dapat tumbuh sampai 1

                     mm, dan mudah dilihat di bawah mikroskop. Protozoa ada yang bergerak dengan flagela da
                     nada yang menggunakan silia. Lebih dari 30.000 jenis telah ditemukan. Protozoa terdapat di

                     seluruh lingkungan berair dan tanah, tubuh protozoa amat sederhana, yaitu terdiri dari satu
                     sel tunggal (unisel). Namun demikian, Protozoa merupakan sistem yang serba bisa. Semua

                     tugas tubuh dapat dilakukan oleh satu sel saja tanpa mengalami  tumpang tindih. Bentuk
                     tubuh macam-macam, ada yang seperti bola, bulat memanjang, atau seperti sandal bahkan

                     ada yang bentuknya tidak menentu.


                     Protozoa adalah mikroorganisme menyerupai hewan yang merupakan salah satu filum dari
                     Kingdom Protista. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan

                     menggunakan organel-organel antara lain membran plasma, sitoplasma, dan mitokondria.
                     Ciri-ciri umum :


                       Organisme uniseluler (bersel tunggal)
                       Eukariotik (memiliki membran nukleus)

                       Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni (kelompok)

                       Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof)

                       Hidup bebas, saprofit atau parasit
                       Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup
                       Alat gerak berupa pseudopodia, silia, atau flagela



                     Semua  protozoa  mempunyai  vakuola  kontraktil.  Vakuola  dapat  berperan  sebagai  pompa
                     untuk mengeluarkan kelebihan air dari sel, atau untuk mengatur tekanan osmosis. Jumlah
                     dan  letak  vakuola  kontraktil  berbeda  pada  setiap  spesies.  Protozoa  dapat  berada  dalam

                     bentuk  vegetatif  (trophozoite),  atau  bentuk  istirahat  yang  disebut  kista.  Protozoa  pada

                     keadaan  yang  tidak  menguntungkan  dapat  membentuk  kista  untuk  mempertahankan
                     hidupnya. Saat kista berada pada keadaan yang menguntungkan, maka akan berkecambah

                     menjadi  sel  vegetatifnya.  Protozoa  tidak  mempunyai  dinding  sel,  dan  tidak
                     mengandung selulosa atau khitin seperti pada jamur dan algae.





                                                             51
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57