Page 142 - Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik
P. 142

Modul Pencemaran Air, Tanah, Udara, dan Fisik


               V. Dampak Radiasi terhadap Kesehatan.
                        Efek radiasi pada tubuh manusia diklasifikasikan ke dalam efek yang muncul dalam diri
                    seseorang terkena radiasi dan muncul pada anak-anak atau cucunya. Efek radiasi juga dapat

                    diklasifikasikan tergantung pada lamanya waktu sampai ada gejala muncul setelah paparan.
                    Artinya, ada efek akut (efek awal) yang muncul relatif awal setelah paparan dan efek terlambat

                    yang muncul setelah selang beberapa bulan. Bila paparan radiasi yang diterima rendah, maka
                    kemungkinan  dampak  dalam  mempengaruhi  kesehatan  tubuh  juga  rendah.  Namun  bila

                    paparan radiasi tinggi, maka dapat mengganggu kesehatan tubuh. Dampak bagi kesehatan

                    tubuh dibagi menjadi dua bagian, yaitu akut dan kronik (BATAN, 2011).

                    1.  Deterministic (akut)

                           Efek akut yang timbul pada tubuh, yaitu seperti radiation dermatitis (irritation, skin
                       burn, skin rash, skin erythema), temporary and permanent sterility, vomiting, temporary

                       hair loss, dan blood cell depression, serta kematian.

                    2.  Stochastic (kronik)
                         Efek  kronik  yang  timbul  akibat  paparan  radiasi,  yaitu  kanker,  mutasi  genetik,  dan

                       hereditas gen.

               VI. Pengendalian Pencemaran Radiasi.
                         Sasaran utama dari pengembangan konsep proteksi radiasi adalah proteksi manusia dan

                    lingkungan  terhadap  efek  merusak  paparan  radiasi  tanpa  terlalu  membatasi  pemanfaatan

                    tenaga nuklir yang dapat terkait paparan tersebut. Pencapaian sasaran ini tidak cukup hanya
                    didasarkan pada pengetahuan ilmiah tentang paparan radiasi dan efek kesehatannya. Proteksi

                    radiasi  berkaitan  dengan  dua  jenis  efek  berbahaya.  Dosis  tinggi  menyebabkan  efek

                    deterministik yang hanya terlihat bila dosis tersebut melebihi suatu batas ambang. Sedangkan
                    dosis tinggi dan rendah dapat menyebabkan efek stokastik (kanker atau efek keturunan) yang

                    dapat meningkat secara statistik dan setelah paparan ada periode laten yang lama sebelum efek
                    muncul.  Proteksi  manusia  terhadap  radiasi  dilaksanakan  melalui  pengelolaan  dan

                    pengendalian paparan terhadap radiasi pengion sedemikian sehingga efek deterministik dapat
                    dicegah, dan risiko efek stokastik dikurangi ke suatu tingkatan yang layak dicapai. Sebaliknya,

                    konsep „proteksi lingkungan‟ dalam proteksi radiasi sulit untuk didefinisikan secara universal

                    karena dari satu negara ke negara lain atau dari satu keadaan ke keadaan lain menggunakan
                    konsep  yang  tidak  sama.  ICRP  mendasarkan  proteksi  lingkungan  pada  pencegahan  atau
   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147