Page 433 - Papua dalam arus sejarah bangsa
P. 433

peradaban yang bersifat kekotaan   wilayah ini terpisah dari Republik   saat hasrat politiki dan ekonomi merasa
 tidak pula sama. Jika Sumatra dan   Indonesia. Bahkan lebih daripada itu   telah dilayani maka di saat itu pula
 Jawa, umpamanya telah sejak masa   dalam masa ini pula ide kemerdekaaan   zaman baru bermula—daerah yang
 purbakala—ketika kerajaan-kerajaan   dan tentu saja keterpisahan dari   bergejolak telah mulai atau kembali
 baru saja menampilkan diri—telah   Republik Indonesia dipupuk, meskipun   menjadi bagian yang utuh dari Republik
 terlibat dalam hubungan politik dan   suara pro Republik Indonesia tetap   Indonesia.
 kultural serta dagang yang timbal balik   bergema di kota-kota. Dengan
 maka dari sudut sejarah kehadiran   melupakan kemungkinan dukungan   Wilayah Papua bagian barat yang kini
 Papua barulah dikenal ketika Sriwijaya   moral bekas penjajah dan pembina   telah terdiri atas dua propinsi telah
 telah menampilkan dirinya sebagai   kebudayaan kota wilayah ini bisalah   semakin menjadi bagian yang utuh
 sebuah kerajaan maritim yang   juga dipahami bahwa usur-unsur   dari Republik Indonesia—betapapun
 mempunyai hubungan internasional.   penentangan terhadap kekuasaan sah   masih banyak wilayahnya yang kosong
 Tetapi barulah pada abad 16 hubungan   Republik Indonesia tidak mati begitu   dan betapa pun suku-suku bangsa asli
 langsung antara Tidore dengan pantai   saja. Maka mestikah diherankan kalau   yang berjumlah lebih dari 200 suku itu
 utara pulau Papua berlangsung timbal-  sampai sekarang kadang-kadang berita   kini telah semakin membiasakan diri
 balik. Maka bisalah dikatakan bahwa   penculikan, penghadangan bersenjata,   untuk berbicara bahasa yang baru dan
 kecenderungan kultural dari penduduk   dan sebagainya masih menghiasi berita   berkenalan dengan para pendatang
 asli dari pulau Papua sebelah barat ini   koran dan bahkan televisi.   baru.
 tidak berbeda dari penduduk dari dari   Tanpa harus berkampanye—jika arus
 pulau-pulau tetangganya.   Tetapi untuk berapa lama lagi? Kasus-  sejarah bisa dipakai sebagai salah
 kasus penentangan yang terjadi sejak
 Tetapi di zaman modern bolehlah   masa awal kemerdekaan bahkan   satu petunjuk untuk meramalkan masa
            depan maka bisalah dikatakan bahwa
 dikatakan—seperti telah disinggung   sampai berakirnya zaman Orde Baru   kini Papua telah mulai memasuki dunia
 di atas—Papua menjadi bagian   bukan ternyata merupakan irama   yang dicita-citakan bersama. Memang
 yang riil—dan mendapat pengakuan   menetap ketika sistem kekuasan baru   tantangan masih banyak dan sinisme
 internasional—dari Republik Indonesia   telah menampilkan diri. Setelah gejolak   atas kemampuan pemerintah masih
 ketika PEPERA—Penentuan Pendapat   di wilayah ini berhenti, di wilayah lain   bergema tetapi langkah menuju masa
 rakyat (Act Freee Choise) dilakukan   muncul pula. Setelah kegelisahan   depan bersama telah semakin mantap
 dan mendapat pengesahan pada 19   ideologois yang bercorak ini berakhir,   diayunkan.
 November 1969. Hal ini terjadi setelah   maka yang bercorak itu menampilkan
 sekian tahun—anggap saja sejak   dirinya. Tetapi ketika waktunya   Prof. Dr. Taufik Abdullah
 1950, ketika Republik Indonesia Serikat   telah datang—ketika kewibawaan
 mendapat pengakuan internasional—  pemerintah telah tak terbantah dan di



                                                                                        4
 41
 4166  P PAPUA DALAM ARUS SEJARAH BANGSAAPUA DALAM ARUS SEJARAH BANGSA  P PAPUA DALAM ARUS SEJARAH BANGSAAPUA DALAM ARUS SEJARAH BANGSA  41717
   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438