Page 17 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 17
1. Daerah Manfaat Jalan (DAMAJA)
Meliputi badan jalan, saluran tepi jalan dan ambang
pengaman. Badan jalan meliputi jalan lalu lintas dengan atau
tanpa jalur pemisah, dan bahu jalan. Ambang pengaman
jalan terletak dibagian paling luar dari daerah manfaat jalan
dan dimaksud untuk mengamankan bangunan jalan.
2. Daerah Milik Jalan (DAMIJA)
Meliputi daerah manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu
diluar daerah manfaat jalan. Daerah ini dibatasi dengan
tanda batas daerah milik jalan. Sejalur tanah tertentu diluar
daerah manfaat tetapi di daerah milik jalan dimaksudkan
untuk memenuhi persyaratan keleluasaan keamanan
pengguna jalan, antara lain untuk keperluan pelebaran
daerah manfaat jalan di kemudian hari.
3. Daerah Pengawasan Jalan (DAWASJA)
Merupakan sejalur tanah tertentu diluar daerah milik jalan
yang ada dibawah pengawasan pembina jalan. Penggunaan
Daerah Pengawasan Jalan perlu diawasi agar pandangan
pengemudi dan konstruksi bangunan jalan tidak terganggu
bila daerah milik jalan tidak cukup luas.
B. Jalan Rel (Railway)
Dibentuk dari rel baja sejajar, yang mendukung dan
sekaligus mengarahkan roda dari kereta api, dieratkan diatas
bantalan kayu/baja atau beton dan diletakkan diatas ballast
sebelum bersentuhan dengan tanah dasar. Jarak rel bervariasi di
berbagai negara. Indonesia : 1.062 mm Amerika : 1.495 mm
Jenis rel bermacam-macam namun biasanya terdiri dari bagian
kepala, badan dan kaki. Panjang rel kurang lebih 12 m hingga 17
m atau kelipatannya, tergantung spesifikasi pabrik/standar
negara yang bersangkutan. Gambar 2.1 (a) memperlihatkan

