Page 18 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 18
bentuk tipikal potongan melintang sebuah rel. Bantalan
berukuran 17 x 20 cm dengan panjang 2.5 - 3 meter, jarak
bantalan kurang lebih 50 - 70 cm. Rel dihubungkan ke bantalan,
dengan paku, sekrup atau jepitan khusus.
Ballast berupa material berbutir kasar seperti batu pecah,
kerikil, slag dan berfungsi:
1. Menahan dan mendistribusikan beban roda.
2. Menagan bergeraknya rel.
3. Menyediakan drainase yang cepat.
4. Mencegah tumbuh-tumbuhan.
5. Memudahkan pemeliharaan.
Persilangan jalur rel disebut wesel yang memungkinkan
kereta berpindah jalur.
2. Prasarana Moda Transportasi Udara.
Prasarana transportasi udara secara konsep terbagi atas 2 bagian :
a. Didarat
Runway, Taxiway, Apron, dan lain-lainnya. Untuk Runway,
Taxiway, dan Apron prinsipnya hampir sama dengan jalan raya,
perbedaannya terletak pada syarat/standard geometrik dan
perkerasan.
b. Di udara
Syarat ruang bebas disekitar lapangan terbang. Pembagian
ketinggian jelajah pada route penerbangan.
3. Prasarana Moda Transportasi Air (Waterway)
a. Prasarana alamiah (Danau, laut atau sungai). Prasarana ini
biasanya langsung bisa digunakan. Problem yang ada terutama
berkaitan dengan keadaan dan lebar yang diperlukan (untuk
sungai), kedalaman yang dipengaruhi oleh pasang surut,

