Page 57 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 57

kendaraan  (terutama  persentase  truk).  Kebisingan  yang
                                      ditimbulkan oleh lalu-lintas jalan pada kecepatan yang kira-

                                      kira konstan dengan volume yang sedemikian rupa sehingga

                                      selalu terjadi arus lalu-lintas yang menerus, diberikan lewat

                                      persamaan berikut (Galloway dkk, 1969):


                                                 = 10            − 10           + 10           + 20
                                                          10
                                                                                     10
                                                                       10
                                      dimana :
                                       T  =  tingkat  kebisingan  rata-rata  pada  penerima  yang

                                              berjarak d dari sumber jarak, dBA

                                       d  =  jarak  antara  penerima  dan  lajur  khayal  pada
                                              pertengahan lajur lalu-lintas

                                       q   =  volume lalu-lintas, kend/jam

                                       u   =  kecepatan lalu-lintas rata-rata, mil/jam


                                            Persamaan  ini  berlaku  untuk  volume  diatas  1000

                                      kendaraan/jam. Diasumsikan bahwa tidak terdapat gangguan

                                      atau  hambatan  (seperti  bangunan  atau  dinding  tinggi)  di

                                      antara jalan dan titik dimana tingkat kebisingan diperkirakan,
                                      kecuali beberapa pohon atau semak-semak. Lokasi dari lajur

                                      khayalan  didasarkan  pada  perkiraan  lokasi  dari  sumber

                                      kebisingan  dalam  satu  garis  yang  akan  menghasilkan
                                      karakteristik kebisingan yang sama seperti dari banyak lajur

                                      lalu-lintas.  Apabila  hanya  terdapat  satu  lajur,  maka  lajur

                                      khayal  merupakan  garis  tengah  dari  lajur  tersebut.  Apabila
                                      terdapat  banyak  lajur,  maka  lajur  khayal  terletak  diantara

                                      garis  tengah  dari  lajur  terdekat  dan  garis  tengah  dari  lajur

                                      terjauh.  Jarak  antara  garis  tengah  dan  lajur  terdekat  pada

                                      garis  pusat  lajur  khayal  merupakan  akar  pangkat  dua  dari
                                      jarak antara garis tengah lajur yang terdekat dan garis tengah

                                      lajur yang jauh. Sebagai contoh, pada jalan bebas hambatan
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62