Page 54 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 54
Beberapa bentuk muatan unit misalnya peti kemas, kereta
gandengan.
4) Organisasi Pengangkutan
Dalam menangani pengangkutan orang dan dari tempat asal ke
tempat tujuan diperlukan suatu tatanan atau organisasi. Sebagai
subyek, orang adalah pengatur atau pelaku atau pelaksana; sebagai
orang yang dalam hal ini penumpang perlu diatur agar pengangkutan
berjalan lancar, aman, dan nyaman. Untuk mengelola semua itu
diperlukan organisasi pengangkutan jelas dan tertata.
Kegiatan pengangkutan selalu melibatkan banyak instansi atau
lembaga karena beragamnya fungsi dan peran serta pihak-pihak
yang berkepentingan dengan transportasi-transportasi. Indonesia
pada tingkat nasional masalah menyangkut beberapa departemen,
seperti Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Perhubungan,
Departemen Dalam Negeri, Departemen Pertahanan dan Keamanan,
dan Departemen Keuangan. Di bawahnya, ditingkat pelaksanaan
berbagai pihak akan bersentuhan langsung, seperti Bina Marga,
DLLAJR, Polisi lalu-lintas dan lain-lainnya, termasuk perusahaan
angkutan seperti ORGANDA. Karena demikian banyak pihak dan
lembaga yang bersangkut-paut, maka diperlukan suatu sistem untuk
menangani masalah pengangkutan. Organisasi profesi yang terkait
dengan transportasi antara lain : PII, HPJI (Himpunan Pengembanga
jalan Indonesia) dan MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia).
5) Transportasi Dan Lingkungan
Sistem Transportasi seperti proses-proses produksi lainnya dari
sektor ekonomi, juga menghasilkan produk sampingan yang tidak diduga
sebelumnya disamping produk utamanya sendiri. Beberapa produk yang
tidak diduga ini mendatangkan keuntungan sedangkan yang lainnya

