Page 55 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 55
mendatangkan kerugian dan tidak diinginkan. Sebagai contoh; dengan
adanya transportasi terjadi perluasan
rentang pemasaran barang yang dibeli oleh penduduk untuk
dikonsumsi serta menaikan tingkat dan standar kehidupan, tetapi
disamping itu transportasi juga menimbulkan dampak sampingan yang
tidak dikehendaki seperti kecelakaan, polusi udara oleh kendaraan,
kebisingan, getaran dan sebagainya.
a) Dampak terhadap Lingkungan
Terdapat empat tipe dampak lingkungan fisik dari sarana
transportasi yang tampaknya memegang peranan penting pada
saat ini : kebisingab, polusi udara, polusi air tanah serta getaran.
- Dampak Kebisingan
Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki.
Sebagian besar suara dari sistim transportasi tidak
dikehendaki, terutama sangat mungkin untuk mengganggu
manusia atu kegiatan lainnya, dan dalam beberapa kasus
mungkin dapat menyebabkan kecelakaan pada manusia atau
mahluk hidup lainnya. Akan tetapi pada beberapa keadaan
kebisingan ini diperlukan, seperti suara bel atau suara lonceng
kereta api saat melintasi jalan raya yang sangat berguna
untuk memperingatkan para pemakai jalan. Walaupun
demikian, pengecualian ini adalah untuk situasi khusus, dan
pada umumnya kebisingan yang ditimbulkan oleh sistem
transport tidak diinginkan.
Kebisingan dari transportasi darat terutama datang dari
kendaraan jalan, walaupun pada beberapa keadaan terdapat
kebisingan dari sumber-sumber lain yang cukup mengganggu
seperti jalan kereta api. Oleh karena gangguan akibat
kebisingan pada jalan-jalan bebas hambatan yang baru dan
jalan-jalan lainnya yang bervolume lalu lintas tinggi telah

