Page 50 - E-Modul KONEKSI BALI
P. 50
BAB V
Penyelenggaraan Transportasi
A. Umum
Sistim lalu-lintas jalan raya merupakan suatu interaksi antara
prasarana, kendaraan dan manusia yang dikendalikan oleh (Undang-
undang dan peraturan-peraturan) dan ditegakkan (ditindak
pelanggannya) oleh Polisi lalu-lintas. Penyelenggaraan transportasi
yang benar sebagai upaya pemecahan masalah mobilitas pada
dasarnya berusaha mengkombinasikan unsur-unsur permintaan yang
tercermin melalui volume lalu-lintas dan penawaran yakni kapasitas
dengan sasaran-sasaran dasarnya berupa penyeimbangan terhadap
effisiensi perjalanan, keselamatan, kwalitas lingkungan dan efisiensi
energi. Untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut diatas maka
penegakan hukum dalam pengawasan, pengaturan dan pengendalian
transportasi harus diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran tsb
disamping penyediaan dana yang memadai.
1. Angkutan Penumpang
a. Pengangkutan dapat dikatagorikan menjadi dua yaitu
pengangkutan orang atau sering disebut pengangkutan
penumpang dan pengangkutan barang. Proses pengangkutan
penumpang dapat dilakukan dengan menggunakan sarana
angkutan berupa kendaraan atau tanpa kendaraan (diangkut
oleh orang, misalnya jalan kaki).
b. Pengangkutan penumpang mempunyai tujuan membantu
orang/kelompok orang untuk menjangkau berbagai tempat
yang dikehendaki. Pengangkutan penumpang umumnya
dilakukan dengan sarana angkut berupa kendaraan.dari segi
pemilikan kendaraan dapat dikatagorikan menjadi angkutan
(kendaraan) pribadi dan angkutan (kendaraan) umum.

