Page 454 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 454
436 Toponim Kota Yogyakarta
anirwikara, sami akalihan prajurit kawandasa abrit anirmala wau, sarêng panjênênganipun
Sinuhun Pakubuwana kaping 4, prajurit kawandasa cêmêng akalihan kawandasa abrit wau, ing
samayor-samayoripun kanamanan piyambak-piyambak.
Terjemahan bebasnya: Siapa yang melahirkan prajurit patangpuluh ireng anirwesthi
itu? Yang membuat Sinuhun Pakubuwana III. Apa makna patangpuluh irêng anirpringga?
Arti Anirpringga: tanpa rasa takut bahaya. Adapun kostum prajurit kawandasa cêmêng
anirpringga sama dengan akalihan prajurit kawandasa cêmêng anirwèsthi tadi. Apa makna
patangpuluh abang anirmala, apa tugasnya, apa senjatanya dan berapa jumlahnya?
Disebut kawandasa abrit berjumlah 40, pakaiannya merah, arti nirmala: Tanpa cacad atau
tak terkena luka. Tugasnya, menjaga pagelaran utara bangsal timur dan menjaga bagian
belakang.
Dengan begitu muncul penafsiran historis toponim Kampung Patangpuluh sesungguhnya
bukti nyata kehidupan prajurit andalan keraton itu di masa silam. Mereka punya
regulasi dan filosofi yang terus melekat pada tubuhnya sebagai pelindung keluarga raja
di lingkungan istana hingga ujung hanyat. Sumber: https://www.google.co.id/maps
Lokasi Kampung
Patangpuluhan

