Page 207 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 207
Inspiring Lecture Paragon
Pendidikan akhlak dan adab tersebut didapatkan oleh anak-
anak kita pada sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama
(SMP) secara kompresensif, sehingga sebelum anak-anak kita masuk
tingkat pendidikan berikutnya yang porsi pengajarannya akan lebih
banyak pada peningkatan IQ, anak-anak sudah memahami filosofi
menuntut ilmu dan akan memudahkan kita sebagai tenaga pendidik
untuk mengarahakan minat dan bakat mereka. Karena mereka sudah
mencintai ilmu dan menuntut ilmu dan mengerti akan pentingnya
ilmu. Penting bagi kita memberikan pemahaman kepada anak-anak
kita tentang filosofi menuntut ilmu dan memberikan mereka jawaban
“kenapa saya harus belajar suatu ilmu? Apa yang saya dapat ketika
mempelajari ilmu ini? dan dalam kehidupan sehari-hari kapan ilmu
ini di terapkan?”. Kemudian setelah pertanyaan tersebut terjawab
maka pertanyaan berikutnya di pendidikan lebih lanjut yang perlu
dijawab adalah “ilmu yang seperti apa yang saya pelajar jika minat
saya adalah X dan saya ingin bekerja sebagai X? bagaimana cara
pendapatkannya dan mengembangkannya?”.
Pertanyaan berikutnya dapat dijawab di sekolah menengah
pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). Anak-anak (para
siswa) sudah mulai mengarah pada pemantapan kecerdasan
intelaktual (IQ) mereka mulai memahami mengapa perlu mempelajar
ilmu pengetahuan dasar secara sistematik. Permasalah lain yang
membuat minat anak untuk belajar adalah banyak anak yang tidak
mengetahui kenapa mereka harus mempelajari suatu ilmu, contohnya
mereka belajar matematika dengan kompleks namun tidak diberitahu
muara dari ilmu tersebut. sehingga rasa ingin tahu anak terhadap ilmu
195

