Page 210 - Gagasan Inovasi Pendidikan Volume 1
P. 210

Inspiring Lecturer Paragon


                   Selanjutnya, bagaimana dengan anak yang ketika setelah lulus

            SMA/SMK pun masih belum menemukan cita-citanya atau ada anak
            yang  merasa  salah ambil jurusan ketika kuliah.  Kedua  masalah ini

            sering terjadi pada mahasiswa kita di Indonesia. Mereka mengambil
            jurusan  kuliah  tertentu  dengan  bebagai  alasan.  Ada  yang  ambil

            jurusan karena ikut teman, ada  yang karena  pilihan orang tua, ada
            yang karena tidak punya pilihan untuk beasiswa, ada juga yang karena

            tidak lulus di jurusan yang menjadi pilihan 1 sampai 3 sehingga harus

            kuliah di kampus yang tidak memiliki jurusan yang dia minati, dan
            lain-lain.  Terkadang  kita  sepele  dengan  keadaan  ini,  padahal  ini

            sangat  perbengaruh  besar  bagi  minat  belajar  mahasiswa.  Sehingga
            sampai ke tingkat perguruan tinggi pun anak-anak kita tetap butuh

            bimbingan lebih dalam, sebagai bentuk identifikasi minat mahasiswa
            terhdap jurusan mungkin perlu diadakan test atau wawancara lebih

            lanjut pada awal mahasiswa mulai kehidupan perkuliahan. Sehingga

            mudah bagi program studi untuk memberikan metode pembelajaran
            sesuai  dengan  minat  mahasiswa.  Memberikan  motivasi  dan

            memfasilitasi mahasiswa untuk tetap mengejar hal yang mereka sukai

            dan cintai tanpa harus mengorbankan perkuliahan yang telah dijalani
            mereka.  Disisi  lain  mahasiswa  tetap  harus  memenuhi  kompetensi

            jurusan  yang  mereka  ambil,  walau  tidak  akan  mudah  bagi  dosen
            sebagai tenaga pendidik untuk mengarahkan mahasiswa namu bukan

            berarti tidak bisa dilaksanakan. Dengan mengukan teknik coaching
            dan conseling dapat membantu dosen mengarahkan mahasiswa dan

            dengan sistem si program studi sebagai control pembelajaran.




            198
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215